Opang Peras Penumpang

Polisi: Peristiwa Tukang Ojek Peras Penumpang Rp750 Ribu di Kalideres Bulan Oktober 2019

"Kejadiannya itu tanggal 27 Oktober 2019," kata Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren, AKP Melta Mubarak

Instagram @undercover.id
Rekaman video saat opang yang meminta Rp 750.000 kepada penumpangnya. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KALIDERES - Polisi menyebut kejadian pemerasan yang dilakukan tiga tukang ojek pangkalan (opang) di Tanjung Duren, Jakarta Barat terjadi pada Oktober 2019.

"Kejadiannya itu tanggal 27 Oktober 2019," kata Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren, AKP Melta Mubarak saat dikonfirmasi, Jumat (21/2/2020).

Namun, aksi yang dilakukan tiga opang tersebut baru viral dua hari belakangan setelah videonya diunggah di media sosial.

Berbekal video itu, polisi pun berhasil menangkap ketiga opang tersebut yaitu Sugarno (54), Arief Lewa (48), dan Muhtar (46).

Mubarak mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, ketiga pelaku mengaku baru satu kali melakukan hal tersebut.

"Pengakuan baru satu kali, tapi kami masih kami dalami," kata Mubarak.

Mubarak menjelaskan, terhadap para pelaku akan dikenai Pasal 368 KUHP tentang Pemerasan dengan ancaman hukuman maksimalnya sembilan tahun penjara.

Diketahui, aksi pemerasan yang dilakukan opang terhadap penumpangnya viral di media sosial, salah satunya diposting di akun instagram @undercover.id.

Dalam postingan berdurasi 5.41 detik yang direkam korban, terlibat perdebatan antara dia dan tiga pengemudi opang.

Halaman
12
Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved