Wartawan Gadungan di Tangerang Kabur Setelah Ditangkap Petugas, Sebelumnya Malak Guru

Saat diperiksa ternyata pria berambut gondrong tersebut juga tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Erik Sinaga
Istimewa/dokumentasi media sosial.
Seorang wartawan gadungan yang marah-marah kepada guru di hadapan murid murid SDN 02 Karawaci diduga meminta uang, Selasa (18/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Viral seorang pria yang mengaku wartawan diduga memalak sebuah sekolah di Kota Tangerang.

Kejadian tersebut viral di media sosial dan membuat geram netiezen pada Selasa (18/2/2020).

Di hari yang sama pun, pria yang diketahui bernama Yosep itu ditangkap petugas Satpol PP Kota Tangerang.

Sayangnya, ketika ia akan diserahkan ke Polsek Karawaci, Yosep berhasil melarikan diri.

Kabid Penegakan Hukum Satpol PP Kota Tangerang, Ghufron Falfeli mengatakan, Yosep berhasil kabur karena ada rekannya yang mengaku juga sebagai wartawan membawanya pulang.

"Pada saat mau ke Polsek Karawaci, ada oknum wartawan temannya membawa keluar dari mako," kata Ghufron saat dikonfirmasi, Jumat (21/2/2020).

Kaburnya Yosep berawal saat temannya yang mengaku wartawan juga menuturkan kalau yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa.

Sehingga kalau kumat, marah-marahnya akan keluar.

"Informasinya kalau pelaku ini pernah sakit jiwa dari RS Sumber Waras. Jadi dia (teman Yosep) mau mendampingi ke Polsek Karawaci," jelas Ghufron.

Namun setelah Yosep ditarik ke pintu mobil oknum wartawan tersebut, Yosep hilang entah kemana.

"Pas ditunggu di Polsek Karawaci ternyata malah enggak datang," sambung Ghufron.

Sampai berita ini dilayangkan, Yosep yang mengaku sebagai wartawan tersebut masih belum ditemukan.

"Belum ditemukan, masih dicari," kata Ghufron.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved