Breaking News:

Atap SMKN 24 Jakarta Ambruk: Baru Rehab Miliaran Rupiah, Sudah Ada Tanda-tanda Kerusakan

Nahas laporan hanya direspon sebatas tinjauan dari jajaran Sudin Pendidikan Wilayah II Jakarta Timur tanpa disertai penanganan.

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Kondisi ruang kelas SMKN 24 Jakarta yang atapnya ambruk di Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (21/2/2020). 

Baru saat tanggung jawab kontraktor habis 6 bulan setelah proyek rampung dia menjabat Kasudin Pendidikan Wilayah II Jakarta Timur.

"Saya jadi Kasudin baru Oktober 2019, masa pemeliharaannya sudah habis tuh. Biasanya pemeliharaan sekitar 6 bulan, jadi kalau Januari sekitar Juni harusnya selesai," ujarnya.

Gunas menuturkan yang mengetahui pasti pengerjaan proyek Abdul Rachem, mantan Kasudin Pendidikan Wilayah II Jakarta Timur.

Pasalnya pejabat pembuat komitmen (PPK) dalam proyek bernilai miliaran rupiah itu diemban langsung oleh Abdul Rachem.

"Saya belum tahu, karena secara teknis PPK-nya Kasudin yang sebelumnya. Makannya saya juga enggak berani jawab. Harus yang bersangkutan," tuturnya.

 4. Biayanya miliaran rupiah

Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta membenarkan delapan kelas SMKN 24 Jakarta yang atapnya ambruk baru diperbaiki tahun 2018 lalu.

Kabid Sarpras Dinas Pendidikan DKI Jakarta Budi Sulistiono mengatakan perbaikan berat tersebut ditangani Sudin Pendidikan Wilayah II Jakarta Timur.

"Dananya dana Sudin (Pendidikan Wilayah II Jakarta Timur). Ini kelasnya direhab berat, karena ada rehab berat dan rehab total," kata Budi di Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (21/2/2020).

Dia mencontohkan pengerjaan rehab berat seperti perbaikan halaman, ruang kelas, pagar yang tak merubah struktur total bangunan.

Sementara rehab total mengharuskan bangunan lama dirobohkan dan para murid dipindah ke tempat lain selama proyek berlangsung.

"Kisaran anggaran bervariasi, di antara Rp 600-3 miliar kalau seandainya rehab berat. Kalau rehab total pasti di atas Rp 10 miliar," ujarnya.

 Shin Tae-yong Sindir Timnas Seperti Anak SD: Ini Cerita Mantan Pelatih Peter Withe dan Luis Milla

 Persija Jakarta Kalah dari Persebaya, Wanita Cantik Ini Lapor ke Satgas Antimafia Bola

 Bupati Aceh Barat Duel Melawan Penagih Utang: Adu Mulut Berujung Baku Hantam, Dilaporkan ke Polisi

Budi menuturkan sudah meminta Kasudin Pendidikan Wilayah II Jakarta Timur Gunas Mahdianto untuk menelusuri pengerjaan proyek.

Untuk sekarang, Gunas tak memiliki informasi terkait pengerjaan proyek karena alasan baru menjabat Kasudin bulan Oktober 2019.

Sementara proyek rehab total SMKN 24 Jakarta rampung pada tanggal 10 Januari 2019 saat Abdul Rachem menjabat Kasudin.

"Makannya ini mau dicari dulu berkasnya, semuanya nanti. Termasuk PPK-nya yang dulu, pejabat pelaksana teknis kegiatannya, pemborongnya. Ya, dananya (waktu perbaikan) miliaran," tutur Gunas.

Penulis: Erik Sinaga 2
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved