Breaking News:

Opang Peras Penumpang

Berstatus Tersangka, Tiga Opang Peras Rp 750.000 Belum Ditahan

Tiga tukang ojek pangkalan (opang) yang mematok tarif tak wajar hingga Rp 750.000 sudah berstatus tersangka.

TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Ojek pangkalan peras penumpangnya Rp 750.000 saat digiring polisi di Pos Polisi Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (21/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KALIDERES - Tiga tukang ojek pangkalan (opang) yang mematok tarif tak wajar hingga Rp 750.000 sudah berstatus tersangka.

"Iya setelah kami amankan kemarin, saat ini sudah berstatus tersangka," kata Kapolsek Tanjung Duren Kompol Agung Wibowo saat dikonfirmasi TribunJakarta.com, Sabtu (22/2/2020).

Kendati sudah berstatus tersangka, Agung mengatakan bahwa ketiga opang tersebut yakni Sugarno (54) Arief Lewa (48), dan Muhtar (46) belum ditahan.

"Belum (ditahan) kan belum 1x24 jam dan kita juga belum gelar perkara. Saat ini masih diperiksa," kata Agung.

Agung mengatakan, bahwa ketiga pelaku ini juga telah bertemu dengan para korbannya.

"Semalam saat korban sedang buat BAP, dan pelaku juga ditangkap mereka sempat ketemu dan korban membenarkan bahwa pelaku ini adalah orangnya," kata Agung.

Nantinya, kata Agung, para pelaku akan dikenai Pasal 368 KUHP tentang Pemerasan.

Diketahui, aksi ketiga opang viral lantaran memaksa minta uang Rp 750.000 kepada tiga penumpangnya setelah mengantar dari Terminal Kalideres menuju Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Minta Rp 450.000 Ongkos Antar 3 Penumpang: Polisi Tangkap Pelaku

175 Botol Miras Diamankan Saat Razia di Kelurahan Rambutan

Ratusan Siswa SMPN 1 Turi Sleman Hanyut, Sri Sultan HB X: Kenapa Musim Hujan Ada Susur Sungai

Padahal, saat nego tarif dengan korban, para opang menyebut angka 25 yang diasumsikan oleh korban Rp 25.000 mengingat jaraknya yang tak terlalu jauh.

Namun ternyata saat tiba di tujuan, para opang itu meminta Rp 750.000 dengan pengertian bahwa 25 yang mereka maksud itu adalah Rp 250.000 untuk satu motor yang mengangkut para korban.

Akhirnya, ketiga korban pun membayar Rp 450.000 untuk jasa tiga ojek yang mereka tumpangi.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved