Razia Narkoba Tempat Hiburan di Kota Besar, Arman Depari: Kalau Terbukti Kami Rekomendasi Ditutup

Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari mengatakan, razia yang digelar pihaknya untuk membersihkan tempat hiburan malam dari narkotika.

Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA/Dokumentasi BNN
Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari memimpin razia di Club Malam XXX, Jawa Timur, Sabtu (22/2/2020) dini hari. Dari razia, BNN amankan 4 orang positif narkoba dan barang bukti narkotika cair. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) merazia sebuah klub yang berada persis belakang kantor Gubernur Jawa Timur, Sabtu (22/2/2020) dinihari. 

Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari mengatakan, razia yang digelar pihaknya untuk membersihkan tempat hiburan malam dari narkotika.

Dimana kegiatan ini merupakan program yang dicanangkan setiap tahun di seluruh Indonesia.

"Semua tempat hiburan yang ada di kota-kota besar akan kami sasar," katanya kepada wartawan.

Dalam razia, BNN melakukan pemeriksaan terhadap 34 pengunjung dan karyawan.

Sebanyak, empat orang terbukti positif mengkonsumsi narkoba jenis sabu dan ekstasi.

"Bahkan kami juga temukan narkotika jenis baru bentuk cair yang hingga kini masih dilakukan pemeriksaan oleh BNNP Jawa Timur," ujarnya.

Dari hasil temuan itu, kata Arman, pihaknya akan merekomendasikan ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memberi tindakan.

Pihaknya akan membuat rekomendasi untuk pencabutan izin dan operasional atas temuan narkotika di tempat hiburan malam itu.

"Namun itu kan yang mempunyai kewenangan adalah Pemda. Cuma kalau memang terbukti narkoba akan kami merekomendasikan untuk di tutup," kata Arman Depari.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved