Kenangan Ayah Korban Tragedi Susur Sungai: Merengek Saat Pamit dan Sepatu Ultah yang Belum Terbeli

Seluruh korban tragedi susur sungai Pramuka SMPN 1 Turi Sleman telah ditemukan pada Minggu (23/2/2020).

Kenangan Ayah Korban Tragedi Susur Sungai: Merengek Saat Pamit dan Sepatu Ultah yang Belum Terbeli
Tribun Jogja/ Andreas Desca
Proses evakuasi siswa SMPN 1 Turi Sleman yang hanyut saat kegiatan susur sungai di Sungai Sempor Sleman, Jumat (21/2/2020) 

TRIBUNJAKARTA.COM - Seluruh korban tragedi susur sungai Pramuka SMPN 1 Turi Sleman telah ditemukan pada Minggu (23/2/2020).

Operasi SAR Gabungan yang melibatkan tim SAR, BPBD, Kepolisian dan relawan pun dinyatakan resmi ditutup.

Dua korban terakhir atas nama Yasinta Bunga dan Zahra Imelda telah ditemukan pada Minggu (23/2/2020).

Suraji, ayah Yasinta telah menantikan kabar putri semata wayangnya selama dua hari.

Yasinta baru saja genap berusia 12 tahun pada 12 Februari 2020.

Dikutip dari TribunJogja.com, warga dan para pemuda kampung Dadapan, Wonokerto, Turi, gotong royong memasang tenda di rumah duka untuk melepas jenazah Yasinta Bunga Maharani, satu korban insiden susur sungai Pramuka SMPN 1 Turi, yang ditemukan Minggu (23/2/2020) pagi.

Mengenakan baju kaus biru berbalut kemeja lurik, Suraji duduk di kursi panjang ruang tunggu Puskesmas.

Kacamata yang tersemat tidak cukup mampu menutupi raut cemas di wajahnya. Meski begitu, ia berusaha untuk tetap tenang.

Sementara istrinya dan beberapa kerabat yang juga berada di tempat yang sama, hilir mudik keluar dan masuk ruangan.

Kenyataan pahit yang mungkin akan terjadi, harus siap dihadapi. Namun, sekecil apapun itu, harapan tetap Ia layangkan ke langit.

Halaman
1234
Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved