Opang Peras Penumpang

3 Oknum Ojek Pangkalan Kalideres Viral Mengaku Baru Sekali Tembak Harga, Polisi Duga Ada Korban Lain

Pasalnya, menurut pengakuan ketiganya yakni Sugarno (44), Arief Lewa (48) dan Muchtar (46), mereka baru satu kali melakukan aksi tembak harga.

TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Ojek pangkalan peras penumpangnya Rp 750.000 saat digiring polisi di Pos Polisi Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (21/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, GROGOL PETAMBURAN - Polisi masih mendalami pengakuan tiga tukang ojek pangkalan (opang) yang mematok tarif tak wajar hingga Rp 750.000 kepada penumpangnya.

Pasalnya, menurut pengakuan ketiganya yakni Sugarno (44), Arief Lewa (48) dan Muchtar (46), mereka baru satu kali melakukan aksi tembak harga seperti itu.

"Pengakuannya baru sekali, tapi kami masih dalami lagi karena kami duga ada korban lain," kata Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren AKP Melta Mubarak di kantornya, Senin (24/2/2020).

Diketahui, aksi ketiga opang ini viral lantaran mematok tarif tak wajar kepada penumpangnya yang diantar dari Terminal Kalideres menuju Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Pasalnya, saat ditanya tarif oleh korban, para opang menyebut angka 25 yang diasumsikan oleh korban Rp 25.000 mengingat jaraknya yang tak terlalu jauh.

Namun ternyata saat tiba di tujuan, para opang itu meminta Rp 750.000 dengan pengertian bahwa 25 yang mereka maksud itu adalah Rp 250.000 untuk satu motor yang mengangkut para korban.

Kejadian tersebut terjadi pada 27 Oktober 2019 silam, namun baru viral pada pekan lalu saat diunggah ulang oleh salah satu akun di media sosial.

Saat ini ketiga opang telah berstatus tersangka pasca ditangkap pada Jumat (21/2/2020).

"Proses hukum tetap berjalan karena ini cukup meresahkan masyarakat. Mereka dikenakan Pasal 368 KUHP tentang Pemerasan," kata Mubarak.

Halaman
1234
Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved