Sidang Pembunuh Ayah Anak di Lebak Bulus

Kuasa Hukum Bakal Buktikan Aulia Kesuma Bukan Dalang Pembunuhan Berencana Pupung-Dana

Terdakwa kasus pembunuhan berencana, Aulia Kesuma dan putranya Geovanni Kelvin, akan menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Dua terdakwa pembunuhan, Aulia Kesuma dan Geovanni Kelvin, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (10/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Terdakwa kasus pembunuhan berencana, Aulia Kesuma dan putranya Geovanni Kelvin, akan menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (24/2/2020).

Kuasa hukum Aulia, Firman Candra, mengatakan bakal berupaya membuktikan kepada Majelis Hakim jika kliennya bukan dalang pembunuhan Edi Candra Purnama alias Pupung Sadili dan M Adi Pradana alias Dana.

"Jadi saya mau mencoba bertanya dalam persidangan tersebut terkait ide dasar siapa yang melakukan ini. Itu kan bukan ibu Aulia," kata Firman saat dihubungi, Senin (24/2/2020).

Menurut dia, orang yang paling bertanggung jawab atas kasus pembunuhan berencana ini adalah mantan pembantu infal Aulia, Karsini alias Tini dan suaminya Rody Syaputra Jaya.

"Dasar untuk melakukan pembunuhan ini kan dari Rody dan Tini. Kita mencoba ke sana, kita arahkan ke sana," ujar dia.

Persidangan yang rencananya digelar pukul 15.00 ini beragendakan mendengar keterangan saksi dari pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Jaksa mendakwa Aulia dan putranya telah melakukan pembunuhan berencana. Keduanya terancam hukuman mati.

"Dakwaan primer Pasal 340 Jo 55 ayat 1 ke-1 subsider Pasal 338 KUHP dengan ancaman pidana hukuman mati," kata Jaksa Sigit Hendradi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (10/2/2020).

Diberitakan sebelumnya, Aulia Kesuma diketahui menjadi dalang pembunuhan suaminya Edi Candra Purnama alias Pupung Sadili dan anak tirinya M Adi Pradana alias Dana.

Aulia, istri muda Pupung, menyewa dua eksekutor untuk menghabisi nyawa suaminya dan Dana.

Pembunuhan itu dilakukan di kediaman Pupung di Jalan Lebak Bulus 1, Cilandak, Jakarta Selatan, 23 Agustus 2019.

Dua hari kemudian, jasad Pupung dan Dana dibakar di dalam mobil di wilayah Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved