Breaking News:

Lokasi Observasi WNI Terkait Corona, Pulau Sebaru Pernah Jadi Tempat Rehabilitasi Pecandu Narkoba

Pulau Sebaru dijadikan lokasi observasi 188 WNI yang bekerja sebagai ABK kapal pesiar World Dream.

Tribunjakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Jajaran RSU Tangsel bagikan masker ke pasien dan pendampingnya, dalam rangka pencegahan penyebaran virus corona, Pamulang, Tangsel, Senin (27/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KEPULAUAN SERIBU UTARA - Pulau Sebaru yang berada di Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu, dijadikan lokasi observasi 188 WNI yang bekerja sebagai ABK kapal pesiar World Dream.

Selain tak berpenghuni, pulau ini siap menjadi lokasi observasi WNI terkait wabah virus corona (Covid-19) lantaran mempunyai sejumlah fasilitas yang cukup.

Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad mengatakan, Pulau Sebaru sempat digunakan sebagai tempat rehabilitasi pecandu narkoba.

Alhasil, pulau itu mempunya fasilitas serupa asrama yang bisa digunakan ratusan WNI selama observasi nanti.

"Beberapa tahun yang lalu pernah menjadi tempat rehabilitasi pecandu narkoba. Jadi dia memang punya fasilitas-fasilitas kayak model asrama untuk rehabilitasi," kata Husein saat dikonfirmasi, Senin (24/2/2020).

Husein menuturkan, meski sudah bertahun-tahun tidak digunakan, Pulau Sebaru masih dalam kondisi cukup terawat.

Pulau itu pun sudah ditinjau pemerintah pusat dan akhirnya dipilih sebagai lokasi observasi.

"Masih baik. Kemarin kan menteri udah ke sana, udah ngeliat. Saya liat informasi di sana memang terawat," katanya.

Sebelumnya, Menko PMK Muhadjir Effendy memastikan bahwa 188 WNI yang berada di kapal pesiar World Dream akan dievakuasi ke Pulau Sebaru.

Polisi Ringkus Pelaku Perundungan yang Caci Maki Korbannya dengan Kata-kata Rasis

Pulau Sebaru Jadi Lokasi Observasi WNI Terkait Corona, Warga Kepulauan Seribu Diminta Tak Khawatir

Dalam waktu dekat, ratusan WNI tersebut akan dievakuasi ke Pulau Sebaru dari tempat kapal World Dream melepaskan jangkar, yakni di sekitaran perairan Bintan, Kepulauan Riau. Mereka akan dievakuasi menggunakan KRI Soeharso yang kini sedang dalam perjalanan.

Nantinya, seluruh WNI kru kapal pesiar World Dream akan menjalani observasi selama 14 hari sebagaimana WNI dari Wuhan.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved