Breaking News:

Banjir Jakarta

3 Pintu Air Siaga 1, Hampir 11 Persen Wilayah Jakarta Lumpuh Akibat Banjir

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hingga pukul 16.00 WIB, ketinggian air di tiga pintu air masih berstatus siaga.

TRIBUNJAKARTA.COM/PEBBY ADE LIANA
Suasana Pintu Air Manggarai sore ini. Debit air setinggi 890 centimeter atau berstatus siaga II hingga pukul 18.00 WIB. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, terhitung hingga pukul 16.00 WIB, ketinggian air di tiga pintu air masih berstatus siaga.

"Sampai pukul 16.00 WIB, pintu air yang statusnya siaga 1 itu di Pintu Air Angke Hulu, Pintu Air Pluit, dan Pintu Air Karet," ucap Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Insaf, Selasa (25/2/2020).

Ketinggian air di Pintu Air Angke Hulu saat ini berada di angka 312 cm dari normalnya 150 cm.

Kemudian, ketinggian muka air di Pintu Air Pluit saat ini berada di angka 76 cm dari normalnya -50 cm.

Selanjutnya, ketinggian muka air di Pintu Air Karet berada di angka 608 cm dari normalnya 450 cm.

Imbas tingginya permukaan air di ketiga pintu air tersebut, lebih dari 10 persen wilayah Jakarta lumpuh akibat banjir.

Data BPBD menunjukan, sebanyak 294 RW dari total keseluruhan 2.738 RW di Jakarta terendam banjir.

"Hingga pukul 12.00 WIB, terdapat 294 RW atau 10,74 persen RW di DKI Jakarta dengan ketinggian banjir maksimal 200 cm yang terjadi di Kelurahan Cawang," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, banjir yang mengepung Jakarta sejak Selasa (25/2/2020) pagi disebabkan oleh tingginya curah hujan sejak Senin malam lalu.

Selain menggenai pemukiman warga, banjir juga menyebabkan ratusan sekolah, mulai tingkat TK, SD, SMP, hingga SMK diliburkan.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved