Dengar Anaknya Jadi Korban Susur Sungai: Ayah Zahra Naik Motor dari Surabaya ke Sleman

2 hari sebelum kejadian musibah susur sungai, Zahra mengajak makan-makan dengan pamannya yang lain.

kolase tribunnews: BPBD DIY/TribunJogja
Susur sungai SMPN 1 Turi Sleman berakhir duka 

Putri tunggalnya, Yasinta Bunga, yang baru saja genap berusia 12 tahun pada 12 Februari 2020 lalu, ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi sudah tak bernyawa di Sungai Sempor, Minggu (23/2/2020) pagi.

Siswa SMPN 1 Turi, Sleman, tersebut tercatat sebagai korban tewas terakhir yang ditemukan Tim SAR Gabungan, bersama Zahra Imelda.

Jenazah 8 siswa lainnya, semuanya perempuan, ditemukan 1-2 hari sebelumnya, setelah ratusan siswa SMPN 1 Turi diterjang arus kuat dalam kegiatan susur sungai Pramuka.

Suraji tak dapat melupakan permintaan Yasinta Bunga beberapa hari sebelumnya, yaitu meminta hadiah ulang tahun ke-12.

"Pas ulang tahun, saya belum bisa kasih hadiah, ya, dia tanya, 'Bapak enggak ngasih hadiah ulang tahun?'," tuturnya menirukan ucapan sang anak.

"Sekarang belum, nanti, ya, jualan baru sepi," jawabnya.

Suraji memang berniat membelikan sepatu baru buat Yasinta karena alas kaki sang anak memang sudah jebol.

"Rencananya besok (Sabtu, 22 Februari 2020) mau saya ajak beli sepatu untuk hadiah ulang tahun," kata Suraji.

Namun, kini Yasinta tidak lagi memerlukan sepatu, ia sudah dipanggil Sang Khalik.

Suraji ingat betul saat anaknya berpamitan untuk ikut kegiatan Pramuka.

Halaman
1234
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved