Banjir di Bekasi

Jadi Langanan Banjir, Warga Perumahan Bumi Nasio Indah Bekasi Minta Kali Cakung Dikeruk

Perumahan tersebut merupakan daerah rawan banjir yang hampir setiap musim hujan tergenang akibat luapan Kali Cakung

Jadi Langanan Banjir, Warga Perumahan Bumi Nasio Indah Bekasi Minta Kali Cakung Dikeruk
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Kondisi jelang malam hari Perumahan Bumi Nasio Indah Bekasi masih terendam banjir, Selasa, (25/2/2020). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, JATIASIH - Perumahan Bumi Nasio Indah, di Jalan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi terendam banjir hampir setinggi kurang lebih dua meter, Selasa, (25/2/2020).

Perumahan tersebut merupakan daerah rawan banjir yang hampir setiap musim hujan tergenang akibat luapan Kali Cakung yang berada di dekat pemukiman warga.

Irwan (36), warga perumahan Bumi Nasio Indah mengatakan, dia tinggal dengan anak istri serta kedua orangtuanya. Tahun 2020 ini, dia sudah merasakan banjir sebanyak tiga kali.

Irwan warga Perumahan Bumi Nasio Indah Bekasi yang terdampak banjir, Selasa, (25/2/2020).
Irwan warga Perumahan Bumi Nasio Indah Bekasi yang terdampak banjir, Selasa, (25/2/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR)

"Yang parah pas banjir tahun baru sama sekarang, sama aja si parahnya," kata Irwan.

Sebagai warga yang kerap terdampak banjir, musim hujan tentu menjadi momok yang cukup membuatnya was-was setiap kali hujan lebat turun.

Adapun dia berharap, pemerintah setempat seharusnya dapat melakukan penanggulangan banjir di tempat tinggalnya seperti misalnya pengerukan Kali Cakung.

Menurut dia, banjir di Perumahan Bumi Nasio Indah disebabkan lantaran luapan Kali Cakung yang membentang di perumahan tersebut.

"Penanggulangan harus, kaya misalnya kalinya dikeruk selama inikan belum dikeruk, kalau kalinya dikeruk mungkin air bisa tertampung dan enggak banjir," jelas dia.

Banjir kali ini membut Irwan dan keluarga terpaksa memilih mengungsi, kondisi yang sudah memasuki malam hari ditambah listrik yang padam membuat dia tidak bisa bertahan lama di lantai dua rumah.

Halaman
12
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved