Breaking News:

Pembina Pramuka Ungkap Tujuan Gelar Susur Sungai: Supaya Siswa Bisa Memahami, Ini Loh Sungai

Tiga pembina pramuka SMPN 1 Turi membeberkan alasannya mengadakan kegiatan susur sungai pada, Jumat (21/2/2020).

Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Rr Dewi Kartika H
TRIBUN JOGJA/HASAN SAKRI
Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta menetapkan dua tersangka baru pada kasus kecelakaan air susur sungai sempor yang dilakukan oleh siswa SMPN 1 Turi. Total ada tiga tersangka dia adalah IYA, DS, dan R. 

TRIBUNJAKARTA.COM, SLEMAN - Tiga pembina pramuka SMPN 1 Turi membeberkan alasannya mengadakan kegiatan susur sungai pada, Jumat (21/2/2020).

Kegiatan tersebut diikuti oleh ratusan siswa SMPN 1 Turi, Sleman, Yogyakarta.

Namun nahas, kegiatan tersebut malah mengakibatkan hilangnya nyawa 10 siswanya.

10 siswa tak bisa menyelamatkan diri dan tewas setelah terseret derasnya air saat kegiatan berlangsung di Sungai Sempor.

Kini, tiga pembina pramuka telah dijadikan tersangka terkait insiden tersebut.

Mereka adalah IYA (36), DDS (57), dan R (58).

Ketiganya dihadirkan Kepolisian Polres Sleman di depan para awak media.

Malam Sebelum Ulang Tahun ke-22, Rizky Febian Teringat Mendiang Lina: Aa Hanya Ingin Ucap Rindu

Di kesempatan tersebut, IYA menuturkan alasannya mengadakan kegiatan tersebut yakni untuk pengenalan karakter.

"Supaya mereka bisa memahami sungai. Anak sekarangkan jarang yang main di sungai atau menyusuri sungai. Jadi kita kenalkan, ini loh sungai," ucap IYA dikutip dari TribunJogja.com, Selasa (25/2/2020).

IYA mengaku saat kejadian, para siswa tak berjalan di tengah sungai melainkan di pinggir.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved