Breaking News:

TERBONGKAR Kepsek yang Cabuli Siswi SMA di Bali Selama 4 Tahun Dikenal Guru Beprestasi, Ini Faktanya

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Badung menjelaskan, kasus pencabulan dilakukan tersangka sejak Juli 2016 sampai 11 Januari 2020.

Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Muji Lestari
Tribun Lampung/Dody Kurniawan
TERBONGKAR Kepsek yang Cabuli Siswi SMA di Bali Selama 4 Tahun Dikenal Guru Beprestasi, Ini Faktanyaasi 

Namun Widia Astika berkata, pelaku tercatat sebagai salah satu pembina olimpiade.

"Lupa saya, pembina Matematika, apa IPA. Hanya saja memang dia salah satu pembina," ujarnya.

Widia Astika mengaku sangat menyayangkan hal itu.

Bahkan ia mengatakan, lantaran kinerjanya sangat bagus pihaknya tidak terbayang akan terjadi kasus seperti sekarang.

Meski demikian, ia tetap melakukan pengawasan terhadap sekolah, pasalnya kejadian yang sama sudah dua kali terjadi di Badung, Bali.

"Pengawasan terhadap kinerja guru, selama ini kita dibantu dengan kepala sekolah. Sedangkan kepala sekolah diawasi oleh dinas dan pengawas sekolah. Pengawasan itu tetap kita lakukan. Namun kita kan tak tahu bakal adanya seperti ini," jelasnya.

Jika dilihat dari kompetensi pendidik pelaku tidak ada masalah.

Hanya saja menurutnya semua itu merupakan kepribadian pelaku.

"Guru kan ada empat kompetensi yakni kompetensi kepribadian, sosial, profesional dan pedagogik. Jadi saya lihat dia tersandung masalah kepribadian, padahal sisanya bagus," ucapnya

Dengan adanya kasus tersebut, pihaknya mengaku sudah mengumpulkan semua pengawas sekolah di Badung.

"Saya sudah kumpulkan pergugus. Kalau masalahnya seperti ini, apa yang harus kita lakukan, kita lakukan ke depan. Intinya kan pemberian penguatan karakter," katanya.

Lebih lanjut, Widia Astika menjelaskan, pihaknya sudah mengambil langkah cepat untuk melanjutkan kegiatan di sekolah tempat pelaku bertugas.

Bahkan Disdikpora Badung akan mencari Pelaksana Tugas (Plt) untuk menggantikannya.

"Kami sudah berkordinasi dengan BPKAD. Minimal disana diganti dengan Plt, karena banyak kerjaan di sekolah yang harus diselesaikan kepala sekolah," ungkapnya.

Plt yang ditunjuk nantinya juga dari kepala sekolah.

Hanya saja sampai saat ini belum ada penunjukan secara khusus.

"Kalau guru kan tidak memenuhi syarat. Jadi kita pastikan kepala sekolah yang kami tunjuk. Ini pun masih berproses," ujarnya

(TRIBUNJAKARTA/KOMPAS/TRIBUNBALI)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved