Banjir di Tangerang

29 Kepala Keluarga di Ciledug Indah Masih Bertahan di Pengungsian

Para pengungsi paling banyak membutuhkan selimut untuk tidur karena cuaca yang masih ekstrem menyelimuti Kota Tangerang.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
PMI Kota Tangerang memberikan bantuan sprei dan selimut kepada para pengungsi di Masjid Al-irsyad di Ciledug Indah, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang imbas dari banjir, Rabu (26/2/2020) dini hari. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, KARANG TENGAH - 29 kepala keluarga yang terdampak banjir di Perumahan Ciledug Indah 1 dan 2 masih bertahan di pengungsian Masjid Al-Irsyad.

Para pengungsi tersebut paling banyak membutuhkan selimut untuk tidur karena cuaca yang masih ekstrem menyelimuti Kota Tangerang.

"Ada 29 kepala keluarga, kebutuhan mendesak saat ini, selimut," kata Kepala Biro Humas PMI Kota Tangerang, Ade Kurniawan, Rabu (26/2/2020) dini hari.

Maka dari itu PMI Kota Tangerang mendistribusikan bantuan logistik berupa selimut dan sprei kepada para pengungsi Ciledug Indah di Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang.

Ade mengatakan pihaknya mendistribusikan sprei kepada para pengungsi yang berada di Masjid Al-Irsyad untuk alas tidur warga.

Selain mendistribusikan bantuan, PMI Kota Tangerang juga menghibur anak-anak di pengungsian untuk menghilangkan trauma.

"Kami mendistribusikan berupa sprei untuk para pengungsi sebanyak 29 buah supaya para pengungsi nyaman saat istirahat khususnya pada malam hari," kata Ade.

Sementara, Ketua PMI Kota Tangerang Kuswarsa mengatakan, harus berperan aktif dalam berbagai kegiatan pelayanan kemanusiaan dalam segala kondisi.

Ramalan Zodiak Besok, Kamis 27 Februari 2020: Hubungan Pisces Mengkhawatirkan, Sagitarius Bahagia!

Baik dalam kondisi damai, terjadi bencana maupun membantu pengungsi pada saat ada permasalahan sosial.

"Bantuan ini disalurkan karena PMI sebagai organisasi kemanusiaan dan menjalankan mandat Undang-Undang Nomor 1 tahun 2018 tentang Kepalangmerahan dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 tahun 2019," ucapanya

Saat ini Kuswarsa mengatakan, PMI Kota Tangerang sudah berkoordinasi dengan pemerintahan daerah baik Pemerintah Kota Tangerang maupun Kecamatan dalam proses distribusi bantuan.

Selain itu juga sudah berkoordinasi bersama jajaran PMI Provinsi untuk kebutuhan bantuan logistik dan menyusun rencana PMI dalam hal pelayanan kemanusiaan.

"Kami juga sudah melakukan beberapa pelayanan seperti pelayanan assesment, evakuasi, dapur umum, distribusi dan pelayanan ambulans," tutup Kuswara.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved