Bandar Narkoba yang Ditangkap di Cempaka Putih Terancam 20 Tahun Penjara hingga Denda Rp 10 M

Dua pelaku bandar narkoba di Cempaka Putih Jakarta Pusat, RS dan AM terancam pidana maksimal 20 tahun penjara.

Bandar Narkoba yang Ditangkap di Cempaka Putih Terancam 20 Tahun Penjara hingga Denda Rp 10 M
TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Heru Novianto (kanan), saat konferensi pers di kantor Polsek Metro Cempaka Putih, Rabu (26/2/2020) malam. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, CEMPAKA PUTIH - Dua pelaku bandar narkoba di Cempaka Putih Jakarta Pusat, RS dan AM terancam pidana maksimal 20 tahun penjara.

Keduanya juga terancam dengan maksimal Rp 10 miliar.

Hukuman tersebut dikenaka kedua pelaku lantaran melanggar Pasal 114 Ayat (2) sub Pasal 112 Ayat (2) Jo 131 Ayat (1) Undang-Undang nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Demikian dikatakan Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Heru Novianto, saat konferensi pers, di kantor Polsek Metro Cempaka Putih, Rabu malam (26/2/2020).

"Pelakunya RS dan AM, kami tangkap di Jalan Cempaka Putih Tengah II, Jakarta Pusat," kata Heru Novianto.

"Mereka dijerat pasal tersebut dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara dan denda maksimal Rp 10 miliar," sambungnya.

Heru melanjutkan, kedua pelaku diamankan polisi tepatnya pada Selasa, 18 Februari 2020, pukul 21.00 WIB.

Heru melanjutkan, dari tangan dua pelaku ini ditemukan narkoba jenis sabu-sabu seberat 30,52 gram.

"Dari tangan pelaku kami dapatkan narkoba jenis sabu-sabu 30,52 gram," ucap Heru.

Selain itu, barang bukti lainnya berupa sepeda motor dan dua smartphone juga diamankan polisi.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved