Warga Pecah Kaca Rumah Pompa Bulak Cabe

BREAKING NEWS Banjir Selama 3 Hari, Warga Cilincing Mengamuk Pecahkan Kaca Rumah Pompa Bulak Cabe

Warga yang tinggal di belakang Rumah Pompa Bulak Cabe, Cilincing, Jakarta Utara, sempat mengamuk pada Selasa (25/2/2020) malam.

TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Kondisi jendela Rumah Pompa Bulak Cabe, Cilincing, Jakarta Utara, yang kacanya pecah usai digeruduk warga pada Selasa (25/2/2020) malam. Foto diambil pada Rabu (26/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Warga yang tinggal di belakang Rumah Pompa Bulak Cabe, Cilincing, Jakarta Utara sempat mengamuk pada Selasa (25/2/2020) malam.

Sekitar pukul 19.00 WIB kemarin malam, warga beramai-ramai menggeruduk Rumah Pompa Bulak Cabe lantaran kesal rumah mereka kebanjiran selama tiga hari berturut-turut.

Warga menganggap keberadaan rumah pompa ini menjadi penyebab banjir tersebut.

"Iya warga pada demo, sempat rusuh juga ada yang mecahin kaca juga. Terus ada bapak-bapak sampai bawa linggis, enggak tau buat apa, karena emosi kali," kata seorang wanita pemilik warung di dekat lokasi yang menolak menyebutkan namanya, ketika ditemui wartawan, Rabu (26/2/2020) siang.

Wanita tersebut mengatakan, semalam warga yang berjumlah sekira puluhan orang menggeruduk rumah pompa sambil melemparkan batu.

Warga juga berteriak melampiaskan emosi mereka ketika menggeruduk rumah pompa tersebut.

Warga RT 011/RW 006 yang juga ikut menggeruduk rumah pompa, Edi Suherman mengatakan, kekesalan warga lantaran terdampak banjir sejak Minggu (24/2/2020) hingga Selasa (25/2/2020).

Banjir, kata Edi, merendam empat wilayah di Kelurahan Cilincing, yakni RW 005, RW 006, RW 009, dan RW 010.

Seperti warga setempat lainnya, Edi menilai, banjir terjadi setelah adanya rumah pompa.

Halaman
1234
Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved