Breaking News:

Banjir di Bekasi

Korban Banjir di Harapan Baru Bekasi Minim Bantuan, Ketua RW: Baru Ada Bantuan Beras dan 2 Selimut

Warga Korban banjir di Perumahan Harapan Baru 2 sejauh ini masih bertahan secara swadaya menghadapi banjir di pemukimannya, Rabu(26/2/2020).

TRIBUNJAKARTA.COM/Yusuf Bachtiar
Ketua RW022 Zulkarnain Irawan saat dijumpai di posko banjir Perumahan Harapan Baru 2 Bekasi, Rabu, (26/2/2020). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI BARAT - Warga Korban banjir di Perumahan Harapan Baru 2, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi sejauh ini masih bertahan secara swadaya menghadapi banjir di pemukimannya, Rabu (26/2/2020).

Seperti yang dilakukan warga RW02 Kelurahan Kota Baru, banjir yang melanda sejak kemarin dini hari hingga hari ini belum surut dan masih setinggi kurang lebih satu meter.

Ketua RW setempat Zulkarnain Irawan, mengatakan, pihaknya membuka dua posko banjir untuk mengakomodir warganya. Posko ini berdiri di kantor sekertariat RW dan satu lagi berada di dekat pintu gerbang utama perumahan.

Kondisi Perumahan Harapan Baru Bekasi yang masih terendam banjir, Rabu (26/2/2020).
Kondisi Perumahan Harapan Baru Bekasi yang masih terendam banjir, Rabu (26/2/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR)

"Kita ada dua posko, di sini untuk menampung warga dan dapur umum," kata pria yang akrab disapa Zul, Rabu (26/2/2020).

Zul menjelaskan, pihaknya sejauh ini masih bertahan dengan cara swadaya seperti pengadaan logistik makanan dan fasilitas tidur untuk warga yang mengungsi di posko.

"Dari kemarin belum ada bantuan dari pemerintah, baru ada dari relawan yang kasi bantuan makanan cuma belum merata," jelas dia.

Bahkan lanjut dia, bantuan perahu karet untuk evakuasi warga juga sangat minim. Sejak hari pertama banjir, evakuasi warga dibantu dari relawan pramuka bukan dari BPBD Kota Bekasi.

Kondisi posko banjir di Sekertariat RW022 Harapan Baru Bekasi, Rabu, (26/2/2020).
Kondisi posko banjir di Sekertariat RW022 Harapan Baru Bekasi, Rabu, (26/2/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR)

"Saya kemarin udah coba hubungi BPBD, Dinsos dari kelurahan juga cuma enggak bisa, sekalinya diangkat mereka lagi evakuasi di tempat lain," tegas dia.

Bantuan baru logistik menurut dia baru datang hari ini, dia tidak mengetahui dari mana bantuan itu berasal. Tapi yang pasti, distribusi bantuan dilakukan oleh petugas dari kelurahan.

Halaman
123
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved