Breaking News:

Pasien Suspect Virus Corona di Semarang Meninggal: Dibungkus Plastik, Penjelasan Rumah Sakit

RSUP dr Kariadi Semarang membantah pasien tersebut meninggal dunia karena virus corona.

TRIBUN JATENG/REZA GUSTAV
Ruang Isolasi RSUP dr Kariadi Semarang 

Kunjungan ke luar negeri yang dimaksud adalah negara-negara yang sudah dinyatakan positif virus corona.

"Jadi untuk dua hal itu, kunjungan ke luar negeri dan gejala klinis pasien yang masuk, kami masukkan ke dalam pengawasan."

"Jadi ketiga pasien itu awalnya memang kami masukkan ke dalam pasien pengawasan," ujarnya.

dr Agoes Poerwoko menuturkan, secara klinis dari hasil lab yang keluar, mereka dinyatakan negatif corona.

Kalau tidak ada hasil lab dan masih ada gejala, masih akan diawasi selama dua pekan.

"Ketiga pasien tersebut sudah pulang pada Minggu (23/2/2020)," tambahnya.

RSUP dr Kariadi Semarang pada data terakhir sudah menerima pasien dengan gejala virus berjumlah 23 orang.

13 di antaranya dalam pemantauan yang artinya boleh pulang.

Punya Riwayat TBC: Satu Warga Kelurahan Makasar Meninggal di Posko Pengungsian

Viral Foto Saluran Air Diduga Disumbat, Polisi: Hoaks

Istrinya Menikah Siri dengan Komandan TNI: Suami Belum Puas Putusan Pengadilan

Sedangkan untuk 10 orang dalam pengawasan.

"Untuk yang pengawasan ini lah yang diuji lab dan hasilnya negatif."

"Untuk yang pemantauan sudah lewat 15 hari dalam perawatan dan tidak ada gejala," jelasnya. (Tribun Jateng/Kompas.com)

Penulis: Erik Sinaga 2
Editor: Wahyu Aji
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved