Warga Geruduk AEON Mall Cakung

Polisi Siap Usut Kelalaian Pengelola Waduk JGC Bila Ada Laporan Warga

Banjir di 4 RW permukiman warga dari 2 Kelurahan yang diduga akibat luapan Waduk Jakarta Garden City (JGC) berujung aksi penggerudukan Aeon Mall JGC.

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo saat memberi keterangan di Mapolrestro Jakarta Timur, Rabu (26/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Banjir di 4 RW permukiman warga dari 2 Kelurahan yang diduga akibat luapan Waduk Jakarta Garden City (JGC) berujung aksi penggerudukan Aeon Mall JGC.

Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo mengatakan belum dapat memastikan unsur kelalaian dan pidana yang dilakukan pengelola JGC.

Namun bila ada warga Kelurahan Cakung Timur atau Kelurahan Rorotan yang melapor karena merasa pengelola JGC lalai, pihaknya siap mengusut.

"Bisa, kalau ada laporan kita pasti turun. Turun untuk lidik dulu, ada enggak pidananya. Kalau ada pidananya bisa kita tindak lanjuti," kata Hery di Mapolrestro Jakarta Timur, Rabu (26/2/2020).

Laporan warga atas dugaan kelalaian pengelolaan Waduk JGC itu nantinya bakal diusut Unit Kriminal Khusus (Krimsus) Satreskrim Polrestro Jakarta Timur.

Dia membenarkan bila sebelum penggerudukan Aeon Mall JGC pada Selasa (25/2/2020) warga sempat menempuh upaya mediasi.

Yakni meminta pengelola JGC membuat sodetan agar debit air Waduk mengalir ke Kanal Banjir Timur (KBT) dan tak meluap ke permukiman warga.

Nahas upaya penyelesaian tersebut hanya berujung sebatas pembicaraan karena hingga kini sodetan dari Waduk JGC tak kunjung digarap.

"Kewajiban polisi tentunya harus mendalami dulu, sehingga kita bisa dapat faktanya bagaimana, jelasnya fakta bagaimana," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Bima Putra
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved