Pemuda di Bekasi Tanam Ganja di Kosan

Akal Jhon dan Eka Tanam Ganja dan Panen 4 Kali: Modal Otodidak dan Terancam 20 Tahun Penjara

Biji ganja itu kemudian tumbuh setelah ia siram dan rawat di belakang kos-kosan tempat tinggalnya di Bekasi.

Akal Jhon dan Eka Tanam Ganja dan Panen 4 Kali: Modal Otodidak dan Terancam 20 Tahun Penjara
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Dua pelaku penanam ganja di Bekasi diringkus polisi, Kamis, (27/2/2020). 

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI- Jhon Supermen Saragih (32) dan Epto Jaya Girsang (20) kini harus meringkuk di tahanan Polsek Bekasi Timur.

Keduanya ketahuan menanam ganja di tempat kostannya. Keduanya mengaku menanam narkotika golongan satu tersebut.

Baru pertama kali nanam ganja

Jhon dan Epto adalah penghuni indekos di Kampung Rawasemut, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.

Keduanya diringkus polisi usai kedapatan menanam pohon ganja.

John adalah warga Jakarta Barat sementara Epto warga Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

John mengaku menanam ganja rupanya berangkat dari keisengannya mengonsumsi ganja.

"Enggak ada pengalaman (menanam ganja), cuma coba-coba aja," kata John di Mapolsek Bekasi Timur, Kamis, (27/2/2020).

John menjelaskan, ganja itu mulai ia tanam pada Oktober 2019 lalu. Bibit ganja dia peroleh ketika membeli ganja kering untuk dia konsumsi dan bijinya dia tanam menggunakan pot.

"Baru kali ini (tanam ganja), belajar otodidak aja, enggak (pakai pupuk) langsung ditebar aja bijinya," jelasnya.

Halaman
123
Penulis: erik sinaga
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved