Breaking News:

Banjir di Tangerang Selatan

Banjir di Tangerang Selatan Telan Korban Jiwa, Dua Bocah Hanyut Hingga BPBD Dikritik

Ihsan, warga perumahan tersebut, mengatakan, banjir diakibatkan curah hujan yang tinggi sejak malam hari.

TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Banjir yang melanda Kampung Bulak, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), belum surut sepenuhnya, sampai Selasa Petang (25/2/2020). 

Dua Bocah Hanyut

Saat banjir masih menggenang, bocah-bocah banyak yang bermain di sekitar kali di Perumahan Pondok Maharta.

Sekira pukul 12.30 WIB, kondisi banjir hanya tersisa sekitar 10 centimeter, namun arus kali masih tinggi dan deras.

Empat bocah yang diketahui bernama, Agus, Rian, Desta dan Nazar, tiba-tiba menceburkan diri ke kali.

Fauzan, saksi yang melihat empat bocah tersebut menceburkan diri, mengatakan, mereka hendak mengambil sandal yang terjatuh ke kali.

Namun nahas, Agus dan Rian berhasil selamat, sedangkan Desta dan Nazar hanyut terbawa arus.

Warga yang banyak berada di tepian kali tak mampu menolong, kalah dengan serasnya air yang menyeret Nazar dan Desta.

"Dua orang hanyut, dia mau ngambil sandal, satu turun semua turun," ujar Fauzan.

Nazar masih berusia 13 tahun, tinggal di Gang Lurah, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren. Sedangkan Desta berusia 12 tahun, tinggal di Kampung Pondok Serut II, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangsel, baru terlihat di lokasi setelah warga ramai dan dua bocah itu tak terlihat di aliran kali.

Halaman
1234
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved