Banjir di Bekasi

Pemprov Jabar Berikan Bantuan Senilai Rp750 Juta Untuk Korban Banjir di Bekasi

Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga berjanji akan membantu penanggulangan bencana banjir di Kota Bekasi

Pemprov Jabar Berikan Bantuan Senilai Rp750 Juta Untuk Korban Banjir di Bekasi
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum saat menyerahkan bantuan ke Wakil Wali Kota Bekasi Tri di Perumahan Bumi Nasio Indah, Jatiasih, Kamis, (27/2/2020). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, JATIASIH - Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan bantuan senilai Rp750 juta untuk korban banjir di wilayah Kota Bekasi. Simbolis penyerahan bantuan dilakukan Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum, Kamis, (27/2/2020).

Wagub Jabar Uu datang meninjau langsung lokasi terdampak banjir paling parah di Kota Bekasi tepatnya, di Perumahan Bumi Nasio Indah, Kecamatan Jatiasih.

"Langkah provinsi apa yang disampaikan hari ini kami akan bawa sampaikan ke Pak Gubernur, yang jelas kami akan bantu semaksimal mungkin Sesuai kemampuan dan sesuai dengan anggaran," kata Uu di Bekasi.

"Hari ini kami berikan juga Rp750 juta kepada pemerintah (Kota Bekasi), pemanfaatannya silahkan bagaimana pemerintah karena pemerintah yang tahu bagaimananya (pengelolaan bantuan)," tambah Uu.

Bantuan itu diharapkan dapat meminimalisir dampak banjir yang terjadi di Kota Bekasi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menurut Uu akan membantu semaksimal mungkin untuk penanggulangan bencana di wilayahnya.

"Tinggal Pemerintah Kota Bekasi membuat sebuah program, nanti kita bantu pemikiran dan yang lainnya mudah-mudahan setelah datang kesini ada progres dan minimal meminimalisir banjir yang ada di wilayah Kota Bekasi," jelasnya.

Uu menjelaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga berjanji akan membantu penanggulangan bencana banjir di Kota Bekasi baik untuk status tanggap darurat bencana maupun bantuan penanggulangan jangka panjang.

"Bantuan untuk bencana dan lainnya kami juga sudah mempersiapkan bahkan DPRD pun akan membantu tambahan," kata Uu.

"Tahun ini sudah kita anggarkan Rp25 miliar saat ini sudah habis dibagikan, tapi nanti (APBD perubahan) kita akan tambah minimal Rp25 miliar lagi jadi total Rp50 miliar," imbuhnya.

Akal Jhon dan Eka Tanam Ganja dan Panen 4 Kali: Modal Otodidak dan Terancam 20 Tahun Penjara

Erlinda Tewas Ditabrak Sopir Belajar: Sedang Hamil Anak Pertama dan Terseret Bersama Suami

Anggaran sebanyak itu menurut dia khusus untuk penanggulangan tanggap darurat bencana, kedepan pihaknya juga akan menyiapkan dana untuk penanggulangan jangka panjang seperti bantuan pembangunan polder air dan semacamnya.

"Tapi untuk pembangunan ini harus melalui program permanen, tidak bisa program tanggap darurat," tegasnya. 

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved