Evekuasi 68 WNI Kru Kapal Pesiar Diamond Princess Menggunakan Pesawat Khusus Garuda Indonesia

Pesawat yang digunakan adalah jenis pesawat berbadan lebar atau wide body, yakni Airbus a330.

TribunJakarta/Ega Alfreda
Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setyaputra, saat ditemui di ruang VIP Terminal 1 Bandara Soekarno Hatta, Jumat (28/2/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Evakuasi 68 Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Yokohama, Jepang akan menggunakan pesawat dari maskapai Garuda Indonesia.

Maskapai pelat merah tersebut akan menggunakan pesawat khusus.

Pesawat yang digunakan adalah jenis pesawat berbadan lebar atau wide body, yakni Airbus A330.

"Ini tipe pesawatnya besar, kapasitasnya besar. Jadi nanti pulang pergi akan sangat lega, tidak perlu sempit-sempitan," jelas Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setyaputra, saat ditemui di ruang VIP Terminal 1 Bandara Soekarno Hatta, Jumat (28/2/2020).

Irfan juga memastikan, bila pesawat yang sudah terbak ke Haneda Airport Jepang adalah pesawat khusus.

Dalam artian, pulang atau pergi hanya akan ditumpangi awak pesawat yang juga masuk dalam tim penjemputan atau evakuasi kru kapal pesiar Diamond Princess.

Juga hanya berisi oleh 68 WNI yang akan dievakuasi.

Ia melanjutkan, sepulangnya dari Jepang, pesawat tersebut akan masuk hanggar untuk dilakukan sterilisasi selama lima hari tampa putus.

"Tentu akan dibersihkan, bukan sekali. Sesuai dengan prosedur kesehatan yang berlaku, pembersihan akan dilakukan selama lima hari," terang Irfan.

Seperti diketahui sebelumnya, 23 orang dikirim ke Yokohama, Jepang untuk menjemput 68 Warga Negara Indonesia (WNI) kru kabin kapal pesiar Diamond Princess.

Bentrok TNI-Polri di Sumatera Utara: Berawal Masalah Kemacetan, Kapolsek Ikut Terluka

Pemain Muda Persija Jakarta Ini Tak Masalahkan PSSI Hapus Aturan U-23: Siap Bersaing dengan Senior

Sederet Fakta Tanah Longsor di Pegangsaan Jakpus: 18 Rumah Terdampak hingga Kronologi Lengkap

Ke-23 orang tersebut akan terbang menggunakan pesawat Garuda Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (28/2/2020) pukul 16.00 WIB,

Tim evakuasi akan diperkirakan mendarat di Haneda, Jepang pada Sabtu (29/2/2020) sekira pukul 01.00 waktu setempat.

Tim evakuasi direncanakan akan kembali ke Indonesia dari Haneda membawa 68 WNI pada tanggal 1 Maret 2020 berangkat dari pukul 18.00 WIB sampai tengah malam.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved