Jazuli Minta Pemerintah Desak India Hentikan Kekerasan dan Intoleransi Muslim di Negaranya

Ketua Fraksi PKS DPR, Jazuli Juwaini, meminta Pemerintah RI aktif mendesak India agar menghentikan tindak kekerasan tersebut

ISTIMEWA/Tangkap layar TV Parlemen
Anggota Komisi I DPR RI Jazuli Juwaini dalam Rapat Kerja dengan Menteri Pertahanan membahas Rencana Kerja Kementerian Pertahanan Tahun Anggaran 2020 beserta dukungan anggarannya dan Pembahasan isu-isu aktual, Senin (11/11/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bentrokan dan kekerasan yang menimpa muslim di India yang menewaskan 27 orang dan melukai lebih dari 200 orang telah menimbulkan keprihatinan dunia.

Ketua Fraksi PKS DPR, Jazuli Juwaini, meminta Pemerintah RI aktif mendesak India agar menghentikan tindak kekerasan tersebut karena menyangkut kemanusiaan dunia.

"Sebagai anggota Dewan HAM dan DK PBB serta negara sahabat India yang cinta damai dan juga negara mayoritas muslim, berita yang tersebar bentrok terjadi karena adanya intoleransi dan diskriminasi terhadap minoritas muslim di India, jelas mengganggu dan menimbulkan keprihatinan kami. Indonesia harus bersikap tegas menyuarakan keprihatinan dan mendesak India menghentikan tindak kekerasan, intoleransi, dan diskriminasi," kata Jazuli dalam keterangan yang diterima, Jumat (28/2/2020).

Anggota Komisi I DPR ini menegaskan tidak ada justifikasi pembenaran tindak kekerasan atas dasar intoleransi dan diskriminasi.

Sebagai negara besar dan berdaulat India harus mampu mewujudkan kedamaian di tengah-tengah rakyatnya atas prinsip kesamaan dan keadilan bagi semua.

Serta menyelesaikan perbedaan dengan jalan dialog.

"Perlindungan dan keamanan warga negara dari tindak persekusi, intoleransi, dan diskriminasi adalah hal yang utama bagi sebuah negara. Kami yakin dan berharap India dapat menyelesaikan masalah ini dengan baik sehingga rakyat yang berbeda agama, berbeda etnis, dapat hidup berdampingan secara damai dan harmoni," kata Jazuli.

Namun, jika India dan kelompok politik di dalamnya tidak bisa memberikan jaminan tersebut maka atas nama kemanusiaan, hak asasi manusia, dan perdamaian dunia kita meminta PBB dan komunitas internasional untuk turun tangan melakukan investigasi, penjagaan keamanan serta jaminan keselamatan warga dan minoritas muslim India sebagai bagian dari warga dunia.

Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved