Manfaatkan Kasus Virus Corona, Pabrik Masker Ilegal di Cakung Jakut Naikan Harga 10 Kali Lipat

Polda Metro Jaya gerebek pabrik masker ilegal di Cakung Rorotan Cilincing Jakarta. Manfaatkan virus corona harga naik 10 kali lipat.

ISTIMEWA
Pabrik masker ilegal di Pergudangan Central Cakung Blok i No.11 Jalan Raya Cakung Cilincing, KM 3, Rototan Cilincing, Jakarta Utara yang digrebek polisi pada Kamis (27/2/2020). 

Dengan ancaman hukuman hingga diatas 5 tahun penjara.

Harga Masker Dinaikkan

Para pelaku penimbunan masker di daerah Cakung Cilincing, Jakarta Utara, memanfaatkan peningkatan permintaan masker akibat mewabahnya virus Corona di sejumlah negara.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, di gudang tersebut juga diproduksi masker secara ilegal yang tak memiliki izin edar dari Kementerian Kesehatan.

"Mereka membaca situasi bahwa masker ini sangat dibutuhkan sekali dan harganya bisa 10 kali lipat dari harga biasa," kata Yusri di kawasan Cakung Cilincing, Jumat (28/2/2020).

"Biasanya paling murah harga masker itu Rp 20.000, sekarang di pasaran (harga masker) sudah mencapai sekitar Rp 300.000," jelas Yusri.

"Bahkan, barang pun masker ini hilang di pasaran karena kurang, karena sangat dibutuhkan. Bahkan seluruh dunia membutuhkan, termasuk Indonesia," lanjutnya.

Yusri mengungkapkan, perusahaan makser ilegal itu bisa memproduksi sekitar 17 kardus yang berisi 50 boks masker.

Kemudian, mereka menjual satu boks masker seharga Rp 230.000.

Saat penggerebekan, polisi mengamankan 600 kardus berisi 30.000 masker siap edar.

Halaman
1234
Penulis: Suharno
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved