Breaking News:

Pembangunan MRT Fase III Telan Dana Rp 53 Triliun, Pemprov DKI Jakarta Diminta Ubah Skema Pembiayaan

Proyek pembangunan MRT fase III rute Kalideres-Ujung Menteng sepanjang 31,7 km diperkirakan menelan biaya hingga Rp 53 miliar.

Warta Kota/Alex Suban
Pekerja mengoperasikan lokomotif pembawa tanah hasil pengeboran terowongan mass rapid transit (MRT) di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (21/4/2016). Data hingga tanggal 18 April menyebutkan pengeboran untuk bor Antarareja I telah mencapai 928,5 meter atau tepat berada di Stasiun Istora yang terletak di depan Gedung Bappindo, sementara Antareja II telah mencapai 655,5 meter menuju Stasiun Istora dari Bundaran Patung Pemuda di Senayan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Proyek pembangunan Moda Raya Terpadu (MRT) fase III rute Kalideres-Ujung Menteng sepanjang 31,7 km diperkirakan menelan biaya hingga Rp 53 triliun.

Besarnya biasa yang harus dikeluarkan untuk menjalankan proyek ini tentunya bisa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta.

Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta disarankan untuk mengubah skema pembiayaannya.

Hal ini disampailkan oleh Direktur Utama (Dirut) Bank DKI Zainuddin Mappa dalam siaran tertulis yang diterima TribunJakarta.com.

Menurutnya, pendanaan menggunakan skema dari dan untuk pemerintah atau government to goverment (G to G) seperti yang dilakukan pada pembangunan MRT fase II san II tak lagi bisa diterapkan.

"Skema pembiayaan koridor timur-barat tidak bisa menggunakan strategi pinjaman antarpemerintah (G to G) seperti koridor utara-selatan fase I dan II," ucapnya dalam siaran tertulis dikutip TribunJakarta.com, Jumat (28/2/2020).

Pemprov DKI Jakarta pin disarankan untuk menggandeng pihak ketiga atau badan usaha sehingga pembiayaan proyek MRT fase III ini menggunakan skema business to government (B to G).

Ia mengaku siap, jika Pemprov DKI melibatkan pihaknya dalam skema pembiayaan tersebut.

Pasalnya, MRT merupalan proyek besar yang juga membutuhkan dana tak sedikit.

Polisi Tangguhkan Penahahan Pengendara Mobil yang Tabrak Wanita Hamil Hingga Tewas di Palmerah

5 Fakta Pencuri Sepeda Puluhan Juta di Depok: Jual Dibawah Harga Standar Hingga Andalkan Medsos

Sesuai dengan keinginan PT MRT Jakarta yang ingin memprioritaskan rute dalam kota, Zainuddin mengatakan, pihaknya telah menyusun perencanaan untuk membangun MRT fase III ini menjadi dua tahap.

"Pertama, stage I Kalideres-Cempaka Baru sepanjang 20,1 km dan stage II Cempaka Baru-Ujung Menteng sepanjang 11,6 km," ujarnya

Selain ingin mendukung program yang dijalankan Pemprov DKI, Zainuddin mengatakan, pembiayaan ini merupakan bentuk sinergitas antar Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI.

"MRT yang akan dibangun jalur Ujung Menteng ke Kalideres itu kita juga akan Bank Pembangunan Daerah (BPD) lain untuk ikut serta melalui sindikasi," tuturnya. (*)

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved