Breaking News:

Banjir di Bekasi

Proyek Kereta Cepat Buat Banjir di Bekasi, Wali Kota: Boleh Kerja Tapi Jangan Sampai Tutup Saluran

Penyempitan sipon ini menurut Rahmat cukup parah, beberapa bahkan sampai menutup saluran air hingga separuhnya.

TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat dijumpai di kantornya di Jalan Jenderal Ahmad Yani Bekasi Selatan, Rabu, (26/2/2020). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCIC) dituding jadi salah satu penyebab banjir yang terjadi di wilayah Kota Bekasi, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi bahkan mengamini tudingan tersebut.

Rahmat Effendi mengatakan, semenjak banjir yang terjadi awal tahun lalu, pihaknya memang sudah melakukan pengecekan sejumlah sipon atau saluran air yang melintang di bawah jalur Tol Jakarta-Cikampek yang menjadi lokasi proyek kereta cepat.

"Waktu yang saya dipanggil Presiden itu saya lagi ngecekin sipon ada 13 titik, kami disuruh bikin surat jangan sampai kereta cepat itu menggangu sipon-sipon kami," kata Rahmat, Jumat, (28/2/2020).

Pada saat mengecak sipon, Rahmat memang menemui beberapa titik yang tersumbat imbas pekerjaan proyek kereta cepat.

Sipon-sipon tersebut berada di sepanjang lintasan proyek kereta cepat dari perbatasan Kabupaten Bekasi hingga ke Jakarta.

"Kan banyak sekarang ini ada sheet pilenya, tiangnya itu ketutup, artinya spacenya itu (sipon) berkurang, sementara kan intensitas hujan kan banyak sekali, seperti di Cikas Pondok Timur Mas, lalu kayak di Budi Lestari itu ada satu," jelas dia.

Penyempitan sipon ini menurut Rahmat cukup parah, beberapa bahkan sampai menutup saluran air hingga separuhnya.

"Kalau di Cikas udah hampir separuh, karena memang sudah tidak ada tempat lagi karena mereka gali sheet pile," jelasnya.

Belum lagi sipon tersebut sudah lama dibuat dan terjadi sedimentasi lumpur, ditambah pekerjaan proyek yang memaksa jalur air dari wilayah selatan Bekasi ke utara Bekasi tersumbat.

Halaman
12
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved