Tak Ada CCTV, Polisi Kesulitan Identifikasi Maling Spion Alphard di Rumah Quraish Shihab

Tak ada kamera pengawas membuat polisi kesulitan mengidentifikasi pelaku pencurian kaca spion mobil Toyota Alphard di rumah Quraish Shihab

TRIBUNEWS.COM
Ilustrasi Pencurian. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Tak ada kamera pengawas membuat polisi kesulitan mengidentifikasi pelaku pencurian kaca spion mobil Toyota Alphard di rumah Quraish Shihab di Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Hal itu pun diakui Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Suharyono.

"Nggak ada CCTV ya susah lah," kata Suharyono saat dihubungi, Jumat (28/2/2020).

Saat ini, jelas dia, polisi baru memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian, termasuk Quraish Shihab yang menjadi korban.

Meski begitu, Suharyono memastikan jajaran Polres Metro Jakarta Selatan bakal terus berupaya mengungkap pelaku pencurian.

"Pasti kita kejar pelakunya. Sekarang masih proses, masih lidik (penyelidikan)," ujar dia.

Aksi pencurian di rumah Quraish Shibab terjadi pada Kamis (27/2/2020) sekitar pukul 03.00.

Pelaku diduga masuk ke dalam garasi korban dengan melompati pagar lantaran pintu gerbang yang digembok.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Mochamad Irwan Susanto mengatakan pelaku pencurian di kediaman Quraish Shihab membawa kabur dua pasang kaca spion mobil Toyota Alphard.

Halaman
1234
Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved