Virus Corona Meroket di Negaranya, Penjagaan Penumpang Asal Korea Selatan Diperketat

KKP Kelas I Bandara Soekarno-Hatta memperketat pengawasan terhadap penumpang yang mendarat dari Korea Selatan.

TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Kepala KKP Kelas I Bandara Soekarno-Hatta, Dr Anas Ma'ruf (dua dari kanan) saat ditemui di Terminal 1B Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (29/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Bandara Soekarno-Hatta memperketat pengawasan terhadap penumpang yang mendarat dari Korea Selatan.

Pengetatan itu buntut dari semakin mberkembangnya kasus Virus Corona di Korea Selatan.

Kepala KKP Kelas I Bandara Soekarno-Hatta, Dr Anas Ma'ruf mengatakan, pengawasan penumpang kini langsung dilakukan ke dalam kabin pesawat setelah pesawat mendarat.

Di dalam kabin pesawat, penumpang akan diperiksa suhu tubuhnya satu persatu menggunakan Thermo gun.

"Pesawat dari Korea kita lakukan pemeriksaan langsung di dalam pesawat. Petugas KKP beserta dengan petugas yang lain melakukan pemeriksaan di atas pesawat. kata Anas di Terminal 1B Bandara Soetta, Tangerang, Jumat (28/2/2020).

Kasus Virus Corona meningkat tajam beberapa hari terakhir di negara tersebut, kata Anas menjadi satu diantara beberapa alasan utama.

Maka dari itu, pemeriksaan suhu tubuh penumpang asal Korea Selatan dilakukan dua kali.

Pertama dilakukan pemeriksaan menggunakan Thermo Gun di dalam kabin pesawat.

Kedua pemindaian suhu tubuh menggunakan Thermal Scanner di Terminal Kedatangan Internasional Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

"Kami tidak tidur, kita tetap meningkatkan pengawasan terhadap kedatangan penumpang dan juga personil pesawat yang masuk melalui Bandara Soekarno-Hatta," tegas Anas.

Menurut Anas, setidaknya ada 11.000 penumpang dari berbagai negara diperiksa setiap harinya di Bandara Soekarno-Hatta.

Jelang Persija Vs Borneo FC - Macan Kemayoran Diuntungkan, Optimis Tiga Poin Hingga Isu Marc Klok

Agen Perjalanan Berharap Pemerintah Ambil Tindakan Terkait Penangguhan Umrah Sementara  

Apabila ditemukan penumpang yang dicurigai atau penumpang yang harus dengan perhatian akan diperiksa lebih lanjut oleh petugas.

"Kita juga melakukan pengamatan tanda dan gejala apakah ada orang yang demam, sesak atau batuk akan diperiksa lebih lanjut oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan," tutup Anas.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved