Ditelantarkan Suami, Sederet Hal Dibalik Skenario Hoaks Penculikan Bayi di Pondok Cabe

Aparat Polsek Pamulang yang menyelidiki kasus itu, menyatakan unggahan yang kadung tersebar itu sebagai hoaks.

Istimewa/Dokumentasi Polsek Pamulang
Andi Sulis dan Sunardi, saat dimintai keterangan di Mapolsek Pamulang, Tangsel, Minggu (1/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PAMULANG - Unggahan di media sosial tentang penculikan bayi usia lima bulan dengan cara menghipnotis sang ibu di dalam angkot jurusan Lebak Bulus - Parung menggegerkan jagat maya dan menjelma obrolan hingga kepanikan di masyarakat.

Informasi yang ditelan masyarakat, sebelum mendapat konfirmasi pembanding dari pihak lain termasuk kepolisian itu, tersebar mulai Sabtu (29/2/2020).

Sang ibu dikatakan diturunkan di bilangan Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel).

Aparat Polsek Pamulang yang menyelidiki kasus itu, menyatakan unggahan yang kadung tersebar itu sebagai hoaks.

Kapolsek Pamulang, Kompol Hadi Supriatna, mengungkapkan duduk perkara sampai muncul cerita rekayasa itu.

TribunJakarta.com merangkum sejumlah fakta yang melibatkan beberapa orang itu.

Mengarang Cerita

Setidaknya ada tiga orang dibalik munculnya skenario penculikan fiktif itu.

Mereka adalah Andi Sulis, Sunardi dan Yuliana.

Halaman
1234
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved