Setelah Hoaks Penculikan Bayi, Muncul Rekayasa Penemuan Bayi di Pamulang Tangerang Selatan

Setelah geger kabar hoaks penculikan bayi, Aparat Polsek Pamulang kembali menangani kasus bayi, kali ini bermodus rekayasa penemuan.

TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Ari Satria pembuat rekayasa penemuan bayi di Pamulang Tangerang Selatan, Senin (2/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PAMULANG - Setelah geger kabar hoaks penculikan bayi, Aparat Polsek Pamulang kembali menangani kasus bayi, kali ini bermodus rekayasa penemuan.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, aparat Polsek Pamulang berhasil mengungkap kabar hoaks yang viral di media sosial.

Kabar tersebut berisi seorang ibu yang dihipnotis dan anak bayinya diculik saat naik angkot dari Lebak Bulus menuju Parung, dan diturunkan di Pondok Cabe, Pamulang, pada Sabtu (29/2/2020).

Setelah diselidiki, penculikan dan hipnotis itu hanya cerita rekayasa, anak bayi itu tidak pernah ada.

Kapolsek Pamulang, Kompol Hadi Supriatna, mengatakan, di waktu yang hampir bersamaan, seorang pria bernama Ari Satria (27), mengaku menemukan bayi di dalam kantong plastik.

Dengan pengakuan penemuan itu, Ari membawanya ke RSU Tangsel, Pamulang.

"Bahwa ada seorang pria bernama Ari mengaku mengantarkan bayi, bahwa dia yang bersangkutan menemukan kantong kresek yang tergeletak, ternyata bayi, kronologi awalnya seperti itu," ujar Hadi di Mapolsek Pamulang, Senin (2/3/2020).

Aparat langsung melakukan pemeriksaan, termasuk ke rumah Ari dan terus berkoordinasi dengan pihak RSU Tangsel.

Beberapa saat kemudian, ada seorang pasien wanita mengalami pendarahan, dibawa ke RSU Tangsel juga.

Halaman
12
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved