Formula E

Teror Virus Corona Ancam Warga Jakarta, Ketua DPRD DKI Minta Anies Batalkan Formula E

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi meminta Gubernur Anies Baswedan untuk mengurungkan niatnya menggelar Formula E di ibu kota.

Sam Bloxham/LAT/Formula E
2016/2017 FIA Formula E Championship in Monte-Carlo, Monaco, Saturday (13/5/2017). Sebastien Buemi (SUI), Renault e.Dams, Spark-Renault, Renault Z.E 16. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mengurungkan niatnya menggelar Formula E di ibu kota.

Hal ini menyusul ditemukannya dua pasien positif virus corona (Covid-19) pada Senin (2/3/2020) lalu.

Daripada memikirkan gelaran Formula E, politisi PDIP ini meminta Anies untuk fokus mengatasi penyebaran virus berbahaya tersebut.

Adapun gelaran Formula E menurut rencana akan digelar di Jakarta pada 6 Juni mendatang.

"Kalau bicara masalah bulan Juni itu kan dekat sekali. Kita baru kedapatan corona dua hari ini," ucapnya, Selasa (3/3/2020).

"Pokoknya sementara kita fokus kepada masalah corona di Jakarta saja lah," tambahnya menjelaskan.

Pras, sapaan akrab Prasetyo pun meminta Pemprov DKI berkaca pada pemerintah Qatar yang membatalkan seri pembuka MotoGP untuk mencegah penyebaran virus corona di negaranya.

Padahal, Valentino Rossi dan kawan-kawan dijadwalkan mengaspal di Sirkuit Losail, Qatar pada 8 Maret 2020 mendatang.

"Saya rasa seperti di Qatar dihentikan dulu, banyak jadwal dihentikan. Kalau kebijakan pak Anies seperti ini, itu (Formula E) harus dihentikan," ujarnya saat ditemui di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Halaman
1234
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved