Breaking News:

Bocah Berusia Tiga Tahun Tewas Mengambang di Kali Sunter Pondok Gede Bekasi

Bocah berusia tiga tahun tewas mengambang di Kali Sunter, Kampung Kober, RT05/15, Kelurahan Jatiwaringin, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Suharno
net
Ilustrasi mayat 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK GEDE - Bocah berusia tiga tahun bernama Syaqilla Alifiya Yumna tewas mengambang di Kali Sunter, Kampung Kober, RT05/15, Kelurahan Jatiwaringin, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi.

Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota Komisaris Polisi Erna Ruswing Andari, mengatakan, penemuan jasad balita ini terjadi pada, Selasa, (3/3/2020) kemarin, skira pukul 15.50 WIB.

"Korban pertama ditemukan oleh dua orang saksi warga sekitar bernam Sidik dan Fajar, mereka berdua sedang berada di pinggir kali hendak memancing," kata Erna, Rabu, (4/3/2020).

Erna menjelaskan, balita nahas itu ditemukan dalam keadaan mengambang di permukaan kali dan langsung dievakuasi oleh saksi dengan dengan cara diangkat ke bibir kali.

"Ketika sudah dievakuasi, saksi langsung berusaha menolong dengan cara memberikan pertolongan pertama," jelasnya.

Namun, balita berjenis kelamin perempuan itu tidak menunjukkan respon sehingga kedua korban langsung melapor ke Polsek Pondok Gede Polres Metro Bekasi Kota.

"Anggota langsung mengecek TKP dan membawa korban ke RS Polri Kramat Jati, sembari melakukan penyelidikan identitas korban dengan cara menyebar informasi penemuan balita ke RT/RW sekitar," paparnya.

Sekira pukul 17.00 WIB, keluarga korban kemudian dapat diketahui, balita nahas itu merupakan anak dari pasangan suami istri Ambar Widiyantoro dan Dwi Nurhayati.

"Korban warga Perumahan Taman Pondok Gede, tidak jauh dari lokasi penemuan di Kali Sunter," ucapnya.

Dari keterangan orangtua korban, Syaqilla diketahui terkahir terlihat bermain di sekitar rumah yang jaraknya tidak jauh dari Kali Sunter sekira pukul 15.30 WIB.

Selanjutnya, balita berusia tiga tahun itu luput dari pengawasan orangtua dan bermian mendekati Kali Sunter hingga tenggelam.

"Pukul 15.30 WIB keluar dari rumah main ke bantaran Kali Sunter, selanjutnya korban tenggelam dan hanyut ditemukan oleh warga," tegasnya.

Akibat kejadian ini, Erna menghimbau kepada seluruh orangtua terutama yang memiliki anak kecil agar selalu mengawasi buah hatinya ketika tengah bermain supaya kejadian serupa tidak terulang.

"Orangtua jangan pernah lepas pengawasan ketika anak sedang bermain walaupun bermain dekat rumah sendiri, kita berharap kejadian serupa tidak terulang," tegas dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved