Breaking News:

Persija Vs Persebaya Batal Akibat Corona

Manajemen Hormati Keputusan PT LIB Hingga Opsi Tukar Tuan Rumah

Menurut Ferry Paulus penundaan laga oleh PT LIB merupakan rekomendasi dari Pemerintah DKI Jakarta.

Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta.com/Wahyu Septiana
Direktur olahraga Persija Jakarta, Ferry Paulus saat mengumumkan pelatih baru Sergio Farias di kompetisi musim depan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Direktur olahraga Persija Jakarta, Ferry Paulus memastikan pihaknya menghormati keputusan penundaan pertandingan yang telah ditetapkan PT Liga Indonesia Baru (LIB).

PT LIB memilih menunda pertandingan Persija Jakarta menghadapi Persebaya Surabaya di pekan kedua Liga 1 2020.

Sejatinya, laga tersebut digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, pada Sabtu (7/3/2020).

Pertandingan tersebut ditunda untuk mengantisipasi penyebaran virus corona yang sudah masuk ke Indonesia.

Menurut Ferry Paulus, penundaan yang dilakukan PT LIB merupakan rekomendasi dari pemerintah di DKI Jakarta.

Skuat Macan Kemayoran harus mengikuti arahan tersebut guna membantu mencegah meluasnya penyebaran virus corona.

"Persija pada posisi sangat in line dengan kebijakan yang dibuat oleh PT LIB. Liga juga referensinya dari kebijakan pemerintah pusat yang berujung pada determinasi pemerintah daerah yang pada hal ini Provinsi DKI," kata Ferry Paulus kepada wartawan di Jakarta, Rabu (4/3/2020).

Lebih lanjut, Ferry memastikan, timnya sudah sangat siap menggelar pertandingan menghadapi Persebaya.

Laga Persija Vs Persebaya Ditunda Akibat Corona, Begini Tanggapan Marc Klok

Persija Vs Persebaya Ditunda: Nama Pemain di Tiket Pesawat Sudah Dikirim, Reaksi Aji Santoso

Polisi Bongkar Penimbun 600 Ribu Masker di Kota Tangerang

Bahkan, sempat ada wacana untuk menukar status tuan rumah dengan Persebaya. Namun, opsi tersebut tidak diambil demi kepentingan bersama.

"Jika dilihat dari segi kesiapan, kami sangat siap. Bahkan, tadi ada opsi untuk memindahkan status tuan rumah jadi kami main di Surabaya dulu. Akan tetapi, kami harus menghormati keputusan dari segala sisi," tutur pria asal Manado, Sulawesi Utara tersebut.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved