Virus Corona di Indonesia

Anis Hidayah Ungkap Dampak Pernyataan Wali Kota Depok Soal Data Pasien Virus Corona: Semua Syok!

Anis menyanyangkan karena sebagai pihak yang seharusnya mengerti soal rahasia pribadi, justru menyebarkan informasi yang bukan untuk konsumsi publik.

TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Wali Kota Depok Mohammad Idris dijumpai wartawan di Masjid As Shobariah, Cipayung, Kota Depok, Minggu (19/1/2020). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Tetangga pasien positif Virus Corona (Covid-19) asal Depok, Anis Hidayah menceritakan bagaimana pernyataan Wali Kota Depok Mohammad Idris yang sembarangan, berdampak besar.

Anis menyanyangkan karena sebagai pihak yang seharusnya mengerti soal rahasia pribadi, justru menyebarkan informasi yang bukan diperuntukkan untuk konsumsi publik.

Dampak yang dirasakan akibat bocornya informasi pun beragam mulai dari kesulitan bekerja, hingga timbulnya kesalahpahaman akibat penyebaran informasi yang salah.

 Dikutip dari acara Mata Najwa, Rabu (4/3/2020), awalnya Anis menceritakan apa yang terjadi ketika pertama kali mengetahui tetangganya positif terjangkit Covid-19.

Anis mengakui kaget mengetahui kabar tersebut, namun hal yang lebih membuat terkejut adalah bocornya data pribadi tentang tetangganya sendiri.

"Terkejut dinyatakan positif dan diumumkan presiden," kata Anis.

 "Yang lebih membuat kami terkejut adalah data pasien lengkap sekali, dan itu sudah viral saat kami menerima, nama detil, alamat dan sebagainya, dan beberapa saat setelah itu perumahan penuh sekali dengan media yang menyorot rumah dan lain sebagainya," lanjutnya.

Anis menjelaskan tetangganya yang divonis positif Covid-19 mengetahui informasi dirinya terinfeksi dari media, bukan dari dokter yang memeriksanya.

"Semua syok, pasien syok, kami syok," katanya.

Kemudian Anis menyayangkan adanya pernyataan ngawur dari pihak pemerintah, yakni Wali Kota Depok.

Halaman
1234
Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved