Breaking News:

Penangkapan Penimbun Masker di Jakarta

Fenomena Masker Bekas Dijual Lagi, Pemprov DKI Akui Terima Aduan Sejak Awal Februari

Tingginya harga masker di pasaran rupanya dimanfaatkan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab untuk meraup keuntungan.

TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Barang bukti tumpukan masker berbagai merek yang diamankan polisi dari TVH. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Sejak diumumkannya dua orang pasien positif terinfeksi virus corona, masker seolah menjadi barang yang paling dicari.

Harganya pun melonjak tajam, dari Rp 30 ribu sampai Rp 40 ribu per boks menjadi Rp 300 ribu per boks.

Tingginya harga masker di pasaran rupanya dimanfaatkan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab untuk meraup keuntungan.

Tak hanya menimbun stok masker, oknum-oknum tak bertanggung jawab juga kerap menjual masker bekas kepada masyarakat.

Menangapi fenomena ini, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, pihaknya telah mengetahui praktek kecurangan ini sejak awal bulan lalu.

"Kami menerima aduan tentang masker itu bukan hanya sekaeang, awal Februari 2020 itu sudah mulai bergerak," ucapnya, Kamisb(5/3/2020).

Guna menanggulangi hal tersebut, Widyastuti mengatakan, pihaknya langsung bergerak cepat turun ke lapangan.

Dinkes DKI juga menggandeng pihak kepolisian dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk mengatasi praktek kecurangan ini.

"Langsung kami rapatkan, siapa saja yang ikut? Ada Polda Metro Jaya, Komisi Pengawasan Persaingan Usaha dan Kemenkes," ujarnya saat dikonfirmasi.

"Langkah-langkah selanjutnya kita tahu Polda sudah bentuk tim Satgas Masker," tambahnya menjelaskan.

Untuk diketahui, tim Satgas Masker bentukan Polda Metro Jaya ini sendiri bertugas untuk mencari oknum tak bertanggung jawab yang menjual masker bekas.

Selain itu, tim ini juga dibentuk untuk membongkar praktek penimbunan yang menyebabkan kelangkaan masker.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved