Virus Corona di Indonesia

Imbas Virus Corona, Jumlah Tamu Hotel di Depok Mengalami Penurunan

Sementara itu, untuk mengantisipasi virus corona Tika mengatakan pihaknya juga telah melakukan sejumlah langkah preventif.

Tayang:
Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Suasana di Margo Hotel, Beji, Kota Depok, Kamis (4/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, BEJI - Maraknya isu Covid-19 dan ditetapkannya dua warga Kota Depok positif virus corona, berimbas pada sektor perhotelan yang ada di Kota Depok.

Tak jarang, para calon pengunjung hotel yang membatalkan kunjungannya akibat khawatir terhadap virus corona.

"Saat ini untuk hotel memang ada dampaknya, untuk acara yang sudah terjadwal ada beberapa yang cancel walau tidak signifikan. Okupansi terjadi penurunan sedikit," ucap PR Manager The Margo Hotel Kartika Sekartaji di Margo Hotel, Beji, Kota Depok, Kamis (5/3/2020).

Lanjut Tika sapaan akrabnya, banyak penyewa yang membatalkan acaranya untuk pekan depan.

Mayoritas, mereka yang membatalkan acaranya lantaran khawatir dengan virus corona.

"Untuk pekan depan memang ada yang lumayan berpengaruh pada okupansi kami. Mereka beralasan khawatir penyebaran Covid-19," ucapnya.

"Tamu asing masih tetap ada tapi tidak seperti sebelumnya. Dan kondisi mereka semua baik dan sehat," bebernya.

Begini Penampakan Crisis Center Covid-19 di Balai Kota Depok

Sementara itu, untuk mengantisipasi virus corona Tika mengatakan pihaknya juga telah melakukan sejumlah langkah preventif.

Sejumlah langkah tersebut diantaranya adalah pengecekan kesehatan karyawan dengan mengukur suhu tubuh sebelum masuk, dan menyediakan cairan pencuci tangan di sejumlah titik dalam hotel.

"Semua tamu bisa pakai fasilitas tersebut. Kalau memang insecure kita sediakan masker dan gloves," katanya.

Tika berujar pihaknya juga menyediakan tim medis agar pengunjung yang merasa kurang sehat dapat segera memeriksakan kondisi kesehatannya.

"Sejauh ini tidak ditemukan yang mengalami demam tinggi," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved