Hadiri Peringatan HUT Kota Bekasi, Ahmad Syaikhu Soroti Masalah Kemacetan

Anggota DPR RI Ahmad Syaikhu hadir dalam apel peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-23 Kota Bekasi di Lapangan Alun-alun, Jalan Veteran.

TRIBUNJAKARTA.COM/Yusuf Bachtiar
Anggota DPR RI sekaligus mantan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu saat menghadiri apel paringatan HUT Kota Bekasi ke 23 di Lapangan Alun-alun, Selasa, (10/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Anggota DPR RI Ahmad Syaikhu hadir dalam apel peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-23 Kota Bekasi di Lapangan Alun-alun, Jalan Veteran, Kecamatan Bekasi Selatan, Selasa (10/3/2020).

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini hadir bersama istri memenuhi undangan dari Pemerintah Kota Bekasi.

Pria yang juga tinggal di kawasan perumahan di Pondokgede ini menilai Kota Bekasi terus berkembang menjadi kota yang maju dan dan berharap pemerintahnya dapat mewujudkan visi misi.

"Semoga bisa lebih banyak lagi kreativitas dan kemajuan-kemajuan yang ada dan sehingga menjadi kebanggaan bagi kita semuanya, visi kota Bekasi mudah-mudahan bisa tercapai kedepan, cerdas, kreatif, maju, sejahtera, dan Ihsan," kata Syaikhu di Bekasi.

Meski begitu, Mantan Wakil Wali Kota Bekasi itu mengaku masih ada beberapa persoalan yang harus dibenahi pemerintah Kota Bekasi seperti halnya masalah kemacetan.

"Tentu ada beberapa hal yang masih harus mendapat perhatian adalah adanya berbagai keluhan masyarakat berkaitan dengan kemacetan dan sebagainya yang tentunya harua diurai secara bersama-sama," ungkapnya.

Permasalahan kemacetan di Kota Bekasi menurut dia memang cukup kompleks mengingat, sebagai kota penyangga Ibukota, mobilisasi masyarakat kian tinggi hingga sulit untuk dibendung.

"Artinya perlu penataan infrastruktur, mungkin dari pusat juga diperlukan turun tangan, dari provinsi, dan dari kota Bekasi sendiri," ungkapnya.

"Sehingga dengan dilakukan penataan ini insyaallah secara perlahan tapi pasti pasti kemacetan akan terutai, dan masyarakat akan merasakan lebih nyaman tinggal," tambahnya.

Dia juga berharap, pembanhunan infrastruktur seperti LRT di Bekasi bisa menjadi solusi. Asalkan kata dia, pemerintah daerah mampu mengedukasi masyarakatnya tentang pemanfaatan moda transportasi umum.

"Ya saya berharap bahwa dalam penataan Infrastruktur ini, bukan hanya infrastrukturnya yang dibangun, ini perlu ada budaya yang perlu diedukasi," jelas dia.

Isi Bensin Dalam Jeriken Buat Dijual Lagi, Pemilik Motor Terbakar di SPBU Pamulang Diperiksa Polisi

Ladeni Bhayangkara FC Tanpa Penonton, Bek Naturalisasi Persija Jakarta Minta Keadilan

"Banyaknya infrastruktur yang melalui Kota Bekasi seperti LRT dan sarana lainnya, ini harus dimanfaatkan oleh kota Bekasi," kata Syaikhu.

"Karena kalau tidak dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, kalau kita masih menggunakan kendaraan pribadi akhirnya keberadaan infrastruktur ini tidak akan berdampak mengurangi kemacetan,"

"Tentu disinilah pemerintah dengan pemerintan daerah menyiapkan infrastrukturnya, pada sisi lain, masyarakat harus mulai juga untuk menggunakan infrastruktur itu secara efektif," tegas dia.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved