Sidang Sopir Taksi Online Diduga Salah Tangkap, Saksi Sebut Terdakwa Tak Pernah Menjemput Korban

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali menggelar sidang kasus pencurian dengan terdakwa sopir taksi online bernama Ari Darmawan.

TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Sopir taksi online Ari Darmawan menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (10/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali menggelar sidang kasus pencurian dengan terdakwa sopir taksi online bernama Ari Darmawan, Selasa (10/3/2020).

Pada persidangan hari ini, pihak Gojek Dino Adiansyah dihadirkan sebagai saksi.

Dalam kesaksiannya, Dino membeberkan data-data terkait kronologi penjemputan korban bernama Suhartini.

Ia mengatakan, terdakwa Ari Darmawan tidak pernah menjemput Suhartini.

Menurut Dino, Ari yang menggunakan akun Gojek bernama Komarus Jaman memang menerima orderan dari Suhartini.

Namun, belum sempat menjemput, orderan tersebut dibatalkan oleh Suhartini.

"Atas nama Komarus Jaman tidak pernah melakukan pick up. Ketika orderannya di-cancel, orderan itu batal," kata Dino.

Selain itu, ia menyebut Suhartini tidak pernah menerima pemberitahuan bahwa akun yang digunakan Ari sudah mendekati titik penjemputan.

"Ada pemberitahuan yang menandakan posisi Dadang (Supriatna) sudah dekat," ujar Dino.

Halaman
12
Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved