Breaking News:

Usai Tinjau Pasien DBD di RSU Tangsel, Wakil Wali Kota Perintahkan Camat dan Jumantik Bergerak

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, meninjau pasien demam berdarah dengue (DBD) di Rumah Sakit Umum (RSU) Tangsel, Pamulang.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Suharno
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan ( Tangsel), Benyamin Davnie, di RSU Tangsel, Pamulang, Selasa (10/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PAMULANG - Wakil Wali Kota Tangerang Selatan ( Tangsel), Benyamin Davnie, meninjau pasien demam berdarah dengue (DBD) di Rumah Sakit Umum (RSU) Tangsel, Pamulang, Selasa (10/3/2020).

Mengenakan pakaian dinas cokelatnya, Benyamin memasuki beberapa ruangan yang berisi pasien DBD itu.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, ada 87 pasien DBD di RSU Tangsel sejak Januari hingga Maret 2020.

Per hari ini, hanya tersisa 13 pasien yang masih dirawat.

Melihat banyaknya penderita penyakit akibat gigitan nyamuk aedes aegypti itu, Benyamin memerintahkan para camat dan kader juru pemantau jentik (Jumantik) bergerak.

Ia meminta agar dilakukan pembersihan lingkungan demi memberantas sarang nyamuk di wilayahnya.

"Ini yang sekali lagi saya sampaikan kepada masyarakat, pasca banjir lalu kita harus mewaspadai penyakit yang ditimbulkan oleh binatang termasuk nyamuk. Antara lain adalah DBD."

"Saya sudah instruksi kepada para camat dan lurah untuk melakukan kebersihan lingkungan termasuk Jumantik ingin diaktifkan lagi di masyarakat," ujar Benyamin.

Menurut orang nomor dua di Tangsel itu, kebersihan lingkungan menjadi kunci, agar kembang biak nyamuk tidak meluas.

"Karena kuncinya ini kebersihan lingkungan. Kalau sudah kayak gini kan penyakitnya nular dari yang sakit gigit pindah ke yang lain. Gigit lagi terus kayak gitu," ujarnya.

Selain itu, pengasapan juga terus dilakukan, untuk membunuh nyamuk dewasa.

"Fogging itu kita lakukan, tapi hanya sebatas untuk mengusir nyamuk dewasanya saja yang paling penting jentik nyamuknya yang ada di air bersih. Makanya kebersihan lingkungan dan jumantik," ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved