Persija Jakarta

Ferry Paulus Ungkap Jasa Besar yang Diberikan Sofyan Hadi kepada Persija Jakarta

Almarhum Sofyan Hadi salah satu sosok paling berjasa dalam perjalanan tim Persija Jakarta.

Kompas.com/Alsadad Rudi
Sofyan Hadi saat ditemui di Stadion Utama Gelora Bung Karno usai laga Persija Jakarta vs Persib Bandung, Rabu (10/7/2019). Sofyan adalah pelatih Persija saat menjadi juara Liga Indonesia tahun 2001 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Manajemen tim Persija Jakarta turut merasakan duka mendalam atas kepergian sang legenda Sofyan Hadi.

Sofyan Hadi merupakan mantan pemain dan pelatih yang sukses memberikan gelar juara bagi tim Macan Kemayoran.

Saat menjadi pemain, sosok yang terbiasa bermain sebagai gelandang ini berjasa memberikan tiga gelar bagi Persija, yakni pada tahun 1973, 1975 dan 1979.

Begitu juga ketika saat menjadi pelatih, Sofyan Hadi sukses memberikan gelar juara Liga Indonesia bagi Persija Jakarta tahun 2001.

“Atas nama seluruh manajemen Persija Jakarta, menyampaikan rasa duka yang sangat dalam atas kepergian Sofyan Hadi. Selamat jalan Coach Sofyan Hadi jasa dan pengabdianmu tidak pernah kami lupakan dan terus kami kenang,” ujar Direktur olahraga Persija, Ferry Paulus.

Simpang Siur Bhayangkara FC Vs Persija, PT LIB Perbolehkan dengan Penonton Sementara Panpel Melarang

Almarhum Sofyan Hadi merupakan salah satu sosok paling berjasa dalam perjalanan tim Persija Jakarta.

Gelar juara yang diberikan ketika menjadi pelatih sangat berarti karena mampu membuat Persija berhak menyertakan satu bintang di atas logo tanda 10 gelar juara.

“Kabar ini tentu membawa kesedihan bagi Persija Jakarta. Almarhum merupakan legenda hidup Persija, Ia berjasa menyumbangkan satu bintang di atas logo Persija dengan meraih gelar sebagai pemain dan pelatih hingga membuat Macan Kemayoran menjadi tim dengan gelar juara paling banyak di Indonesia,” tambah Ferry Paulus.

Ferry menilai, sosok Sofyan Hadi sangat mencintai tim Persija dan sering menyaksikan langsung pertandingan di televisi dan stadion.

“Almarhum menjadi inspirasi kita semua dalam mencintai Persija Jakarta. Meski sudah tidak menjadi bagian Persija, Ia masih kerap menyaksikan langsung pertandingan di stadion dan televisi. Ia juga selalu mendoakan Persija,” tutupnya.

Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved