Sanudin Panik Saat Seorang Penumpang Angkotnya Kena Serangan Jantung dan Meninggal Dunia

Sanudin kebingungan saat seorang penumpang yang naik angkotnya Jurusan Cengkareng - Kota, Jakarta Barat tiba-tiba pingsan.

Dok Polsek Tambora
Petugas mengevakuasi jenazah penumpang yang meninggal di dalam angkot. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBORA - Sanudin kebingungan saat seorang penumpang yang naik angkotnya tiba-tiba pingsan.

Pengemudi angkot KWK B 02 Jurusan Cengkareng - Kota, Jakarta Barat sempat berusaha membangunkan pasien tersebut saat angkotnya melintas di Jalan Tubagus Angke, Tambora.

Namun, karena sang penumpang tak kunjung bangun dan jantungnya sudah tak berdetak, Sanudin yang panik membawanya ke Polsek Tambora.

Kapolsek Tambora, Kompol Iver Son Manossoh menjelaskan peristiwa tersebut pagi tadi sekira Pukul 10.20 WIB.

Berdasarkan kartu identitasnya, korban bernama M. Pardi (58) warga Kampung Pesisir RT 04/02 Kelurahan Pedalaman, Kecamatan Tanara Kabupaten Serang, Banten.

Iver menerangkan, awalnya, korban naik angkot yang dikemudikan  Sanudin dari dekat Pos Lantas Angke menuju Jembatan Dua.

"Namun, saat sebelum traffic light Jembatan Dua tiba-tiba korban jatuh dari tempat duduknya. Kemudian dibangunkan oleh sopir tidak bangun-bangun dan dicek napasnya sudah tidak ada," kata Iver saat dikonfirmasi, Rabu (11/3/2020).

Iver mengatakan, diduga korban meninggal karena alami serangan jantung.

Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk divisum.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved