Virus Corona di Indonesia

Disdik Kota Bekasi Larang Sekolah Adakan Study Tour Selama Wabah Virus Corona Merebak

surat imbauan dikeluarkan sejak Senin, 9 Maret 2019 lalu dan disebar ke tiap-tiap sekolah mulai dari tingkat PAUD/TK, SD hingga SMP.

Tayang:
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
Shutterstock via Kompas
Ilustrasi virus corona 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi menerbitkan surat imbauan berisi larangan setiap sekolah menggelar kegiatan "study tour" atau program pendidikan siswa langsung ke lapangan, selama wabah virus corona merebak.

Kepala Disdik Kota Bekasi Inayatullah mengatakan, surat imbauan dikeluarkan sejak Senin, 9 Maret 2019 lalu dan disebar ke tiap-tiap sekolah mulai dari tingkat PAUD/TK, SD hingga SMP.

"Disampaikan untuk sekolah agar menunda kegiatan study tour atau outing class sampai batas waktu kondisi dinyatakan aman," kata Inayatullah saat dikonfirmasi, Kamis, (12/3/2020).

Dia menjelaskan, surat himbauan bernomor 2164-Disdik.Pem.SMP itu dikeluarkan atas dasar himbauan dari beberapa instasi tentang pencegahan virus corona mulai dari Kementerian Pendidikan, Dinas Pendidikan Jawa Barat hingga surat edaran Wali Kota Bekasi tentang kewaspadaan dini.

FIGC Tawarkan Tiga Skenario untuk Selamatkan Liga Italia dari Virus Corona

KRL Disebut Risiko Terkontaminasi Terbesar Corona, Penumpang: Sebaiknya Engga Terlalu Parno

"Kita mempertimbangkan apa yang sudah dikeluarkan beberapa instasi, dari situ kita mengimbau kepada sekolah-sekolah supaya menunda," jelas dia.

Himbauan ini menurut Inay berlaku untuk sekolah negeri maupun swasta, mereka yang berencana melakukan study tour ke luar kota apalagi ke luar negeri diharapkan untuk ditunda keberangkatan.

"Sekolah diharapkan bisa menunda dan menjadwal ulang kegaiatan study tour sampai kondisi dinyatakan aman," tegas dia.

Sejak dikeluarkannya surat edaran tersebut, beberapa sekolah kata dia, telah menunda keberangkatan study tour untuk siswanya.

"Sampai saat ini sudah ada yang membatalkan, sekolah bisa langsung berkordinasi ke bidang teknis Disdik Kota Bekasi," tegas dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved