Breaking News:

Puslabfor Usut Dugaan Pelemparan Bom Molotov di Rumah Warga Kayu Putih

Penyelidikan lewat cara melakukan olah TKP dan mengambil sampel dan botol bir yang diduga sebagai bom molotov ke arah mobil.

Penulis: Bima Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
Istimewa
Personel Sudin PKP Jakarta Timur saat memadamkan ap di mobil yang terbakar di Pulogadung, Kamis (12/3/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri turun tangan menangani kasus dugaan pelemparan bom molotov di rumah warga Kelurahan Kayu Putih.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo mengatakan Puslabfor dilibatkan guna memastikan sebab dua mobil yang terbakar sekira pukul 01.48 WIB tadi.

"Masih dalam penyelidikan Puslabfor, kita masih menunggu hasil penyelidikan," kata Hery saat dikonfirmasi di Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (12/3/2020).

Penyelidikan lewat cara melakukan olah TKP dan mengambil sampel dan botol bir yang diduga sebagai bom molotov ke arah mobil.

Sementara perihal hasil pemeriksaan terhadap pemilik mobil BMW berpelat B 2238 ATI dan Mercy berpelat B 2395 STM.

Diajak Selfie di Kelas Kosong, RA Malah Dicium Kepala Sekolahnya: Korban Berontak, Warga Naik Pitam

Hery enggan membeberkan apa pemilik mobil merasa jadi korban teror atau tidak atas temuan dua botol bir di sekitar garasi.

"Nanti ya, kita masih menunggu hasil penyelidikan Puslabfor," ujarnya.

Sebelumnya, Kasi Ops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan kebakaran diduga akibat lemparan bom molotov.

Pasalnya saat personel Sudin PKP Jakarta Timur beres melakukan pemadaman, pada botol terdapat sumbu layaknya bom molotov.

"Diduga terbakar karena (lemparan) bom molotov. Karena di lokasi kejadian kita temukan dua botol bir dengan sumbu," tutur Gatot.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved