Breaking News:

Usut Kasus Pelemparan Bom Molotov di Kayu Putih, Polisi Periksa 5 Saksi

Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo mengatakan hingga kini pihaknya sudah memeriksa lima orang saksi guna mengungkap kasus.

Penulis: Bima Putra | Editor: Erik Sinaga
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo saat memberi keterangan di Mapolrestro Jakarta Timur, Rabu (26/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Polrestro Jakarta Timur masih berupaya mengusut kasus dugaan pelemparan bom molotov yang menimpa seorang warga Kelurahan Kayu Putih pada Kamis (12/3/2020).

Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo mengatakan hingga kini pihaknya sudah memeriksa lima orang saksi guna mengungkap kasus.

"Saksi ini orang yang berada di lokasi saat kejadian dan mengetahui kejadian. Sekarang masih proses penyelidikan," kata Hery saat dikonfirmasi di Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (13/3/2020).

Namun dia tak membeberkan hasil pemeriksaan lima saksi yang dilakukan penyelidik Satreskrim Polrestro Jakarta Timur sejak kemarin.

Hery hanya menuturkan masih menunggu hasil pemeriksaan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri terkait sebab terbakar dua mobil.

Pasalnya saat mobil BMW berpelat B 2238 ATI dan Mercy B 2395 STM terbakar ditemukan dua botol bir yang dipasangi sumbu di garasi.

"Nanti kalau hasil penyelidikannya sudah keluar kita sampaikan. Kalau sekarang masih proses," ujarnya.

Sebagai informasi, dua mobil milik seorang warga Jalan Bangunan Barat RT 10/RW 05 terbakar sekira pukul 01.48 WIB saat terparkir di garasi.

Jawab Isu Disterilkan, Pengelola Mal Kota Kasablanka Luruskan Kabar Hoaks

Bhayangkara FC Vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Percaya Diri Bisa Curi Poin di PTIK

Hasil All England 2020: Kalahkan Wakil China, Praveen/Melati Wakil Pertama Indonesia ke Semifinal

Dua botol bir yang dipasangi sumbu layaknya bom molotov ditemukan personel Damkar Jakarta Timur usai memadamkan api pukul 01.48 WIB.

"Diduga terbakar karena (lemparan) bom molotov. Karena di lokasi kejadian kita temukan dua botol bir dengan sumbu," kata Kasi Ops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Gatot Sulaeman.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved