Antisipasi Corona, Pengambilan Pangan Bersubsidi KJP Diberlakukan Ganjil-Genap

Masyarakat pemegang kartu KJP, bisa melihat digit nomor terakhir yang tertera pada kartu tersebut.

TribunJakarta.com/Afriyani Garnis
Pelayanan pengambilan pangan murah menggunakan Kartu Jakarta Pintar (KJP) di RPTRA Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (10/1/2019). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Perumda Pasar Jaya memberlakukan aturan ganjil-genap bagi masyarakat DKI Jakarta pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang ingin mengambil pangan bersubsidi di gerai Pasar Jaya mulai 16 Maret hari ini.

Aturan ini dilakukan guna meminimalisir adanya penumpukan antrean pada gerai Pasar Jaya.

Tujuannya, untuk mengurangi resiko penyebaran virus corona.

"Bagi masyarakat pengambil manfaat pangan murah diberlakukan pengambilan dengan sistem ganjil genap sesuai nomor terakhir di kartu KJP mereka. Ini merupakan bagian dalam upaya agar tidak adanya penumpukan di gerai pangan Pasar Jaya," kata Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Arief Nasruddin melalui siaran tertulisnya, Senin (16/3/2020).

Masyarakat pemegang kartu KJP, bisa melihat digit nomor terakhir yang tertera pada kartu tersebut.

Jika angka tersebut menunjukan bilangan ganjil, maka pemegang kartu hanya bisa mengambil pangan bersubsidi pada tanggal ganjil saja.

Pemerintah Diminta Libatkan Peran Puskesmas Dalam Hadapi Covid-19

Sederet Fakta Anggota DPRD Diduga Terinfeksi Corona Usai dari Pekanbaru, Anggota Lain Isolasi Diri

Sementara pada bilangan genap, maka pengambilan hanya diperbolehkan pada tanggal genap.

Arief pun menyebut bahwa pelayanan KJP sementara ini hanya dilakukan di 170 titik gerai penyaluran pangan
murah milik Perumda Pasar Jaya saja.

Hal ini dikarenakan RPTRA ditutup untuk sementara waktu.

Adapun aturan ini juga berlaku bagi pemegang kartu kesejahteraan lainnya seperti kartu PPSU, PJLP, Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ), dan Kartu Lansia Jakarta (KLJ).

Selain itu juga Kartu Pekerja, Kartu Dasa Wisma PKK, serta Kartu Penghuni Rumah Susun.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved