Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Anggota DPRD Kota Tangerang: Kebijakan Social Distancing Harus Diikuti Tanggungjawab Sosial

Andri mengatakan, kebijakan social distancing diyakini mampu meredam penyebaran virus corona (COVID-19).

ISTIMEWA
Andri Permana Anggota DPRD Kota Tangerang bersama Arief Wismansyah Walikota Tangerang. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Anggota Komisi 1 DPRD Kota Tangerang Andri Permana mengapresiasi dan mendukung kebijakan pembatasan aktivitas sosial (Social Distancing) yang ditetapkan oleh pemerintah Kota Tangerang.

Menurutnya, hal ini membuktikan bahwa pemerintah Kota Tangerang menempatkan keselamatan rakyat sebagai dasar hukum tertinggi (salus Populi Suprema Lex, red).

Andri mengatakan, kebijakan social distancing diyakini mampu meredam penyebaran virus corona (COVID-19), apabila diikuti dengan tanggung jawab sosial (social responsibility) dari semua pihak.

Social Responsibility itu, kata Andri, bisa menjadi variabel utama keberhasilan kebijakan social distancing, karena social distancing yang dilakukan di area pendidikan, perkantoran, dan area publik lainnya memerlukan kesadaran dari seluruh pihak untuk menjalankan kebijakan tersebut.

Andri juga berpendapat bahwa wacana Lockdown tidak perlu dilakukan apabila kesadaran akan tanggung jawab sosial menjalankan kebijakan pembatasan aktivitas sosial di masyarakat sudah tinggi.

“Itu kan sudah dibuktikan dengan keberhasilan Korea Selatan mengantisipasi penyebaran Covid-19 tanpa melalui kebijakan Lockdown,” ujar Andri yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tangerang, Selasa (17/3/2020).

Andri juga mengimbau saatnya semua elemen masyarakat legislatif, eksekutif, TNI, Polri, tokoh agama, media, akademisi, aktivis sosial, ormas dan tokoh masyarakat gotong royong menumbuhkan kesadaran tanggung jawab sosial masyarakat terhadap kebijakan social distancing.

Selain itu, pemerintah pusat diharapkan mengeluarkan edaran bagi pemerintah daerah terkait penerapan kebijakan social distancing pada bidang ketenagakerjaan, pendidikan, transportasi dan sebagainya.

Bantuan langsung dari pemerintah pusat juga menjadi faktor penting dalam menciptakan jaring sosial bagi masyarakat yang masuk kategori penerima bantuan mengantisipasi dampak social distancing di masyarakat.

“Perintah daerah mengintensifkan koordinasi dengan pemerintah pusat terkait sarana dan prasarana untuk melakukan deteksi secara massal (mass testing),” katanya.

Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved