Ikuti DKI, Banten Sedang Buat Peta Penyebaran Covid-19

Pemprov Banten sudah menyatakan kejadian luar biasa (KLB) atas Covid-19 itu

Shutterstock via Kompas
Ilustrasi virus corona 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, sedang membuat peta penyebaran virus corona atau Covid-19.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bidang Aplikasi, Informatika, Komunikasi Publik, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Provinsi Banten, Amal Herawan, saat dihubungi TribunJakarta.com, Selasa (17/3/2020).

Seperti diketahui Pemprov DKI Jakarta sudah lebih dulu mengungkap peta peta penyebaran Covid-19 dan diikuti Jawa Barat.

Amal mengatakan, pihaknya sedang membangun web untuk peta sebaran Covid-19 itu sampai ke tingkat kecamatan.

"Nanti kita kasih tautannya. Karena kan kemarin kecenderungan pusat ngikut-ngikut. Maksudnya kan pas DKI ada begitu, terus pada ngikut-ngikut. Nah ini juga kita lagi ngebangun. Kemarin Jawa Barat sudah rilis. InsyaAllah hari ini kita juga sudah bisa rilis. Kan harus ngebangun dulu webnya," ujar Amal.

Amal mengatakan, tujuan pemetaan itu agar masyarakat waspada, dan bisa memperhitungkan sesuai wilayahnya.

"Terus kita sampaikan, karena provinsi Banten, provinsi di daerah manapun, itu harus memetakan sebaran virus corona, agar masyarakat juga tenang, agar masyarakat juga bisa mengantisipasi," ujarnya.

Sambil menunggu web peta Covid-19 itu, Gubernur Banten, Wahidin Halim, mengumumkan informasi soal Covid-19 kepada masyarakat secara mandiri melalui akun Instagramnya dan rilis resmi Pemprov Banten.

Terlebih, Pemprov Banten sudah menyatakan kejadian luar biasa (KLB) atas Covid-19 itu.

"Karena buat ngapain kita mengeluarkan kejadian luar biasa, ngapain juga kita mengeluarkan meliburkan sekolah-sekolah dan lain sebagainya, supaya masyarakat tidak terlalu banyak ngumpul mengunjungi keramaian supaya membatasi diri."

"Makanya kita mengonfirmasikan ketika ada setiap suspect atau kejadian, kepada media, dan itu sudah didasarkan pada Kemenkes, itu disampaikan, tapi sampai wilayah kacamatanya," paparnya.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, Wahidin mengumumkan bahwa ada lima warganya yang positif Covid-19, dengan persebaran: Tiga di Kabupaten Tangerang, satu di Kota Tangerang dan satu di Tangerang Selatan, melalui akun Instagramnya @wh_wahidinhalim pada Senin (16/3/2020).

Cegah Penyebaran Corona, Kantor Wali Kota Jakarta Utara Disemprot Disinfektan

Kenalan di Medsos, Siswi 15 Tahun Turuti Mantan Pacar Berpose Bugil Takut Diancam Keluarga Disantet

"Gubernur Banten mengabarkan kepada masyarakat bahwa positif terkena virus corona lima orang warga Banten. Dua orang tinggal di kecamatan Kelapa Dua, satu orang tinggal di Kecamatan Curug (Kabupaten Tangerang), satu orang tinggal di Kecamatan Ciledug, dan satu orang lagi di Kecamatan Pondok Aren."

"Dari lima orang itu, yang positif terkena virus, satu orang dari Pondok Aren tadi sore telah meninggal dunia," papar Wahidin.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved