Virus Corona di Indonesia

Kronologi Kisruh Informasi Gubernur Banten dengan Camat Pondok Aren Soal Korban Meninggal Covid-19

Warga Tangsel yang disebut Wahidin meninggal merupakan kasus 35 Covid-19 di seluruh Indonesia.

tribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Gubernur Banten, Wahidin Halim, usai Rapat Penetapan Kejadian Luar Biasa (KLB), bersama Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah dan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, di Pendopo Tangerang, Kota Tangerang, Minggu (15/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK AREN - Pengumuman meninggalnya seorang warga Tangerang Selatan (Tangsel) oleh Gubernur Banten, Wahidin Halim, menggegerkan masyarakat.

Wahidin mengumumkannya dengan cara membuat video yang diunggah ke akun Instagramnya @wh_wahidinhalim sekira pukul 22.00 WIB, Selasa (17/3/2020).

Pernyataan Gubernur Banten

Orang nomor satu di Banten itu juga menyebutkan bahwa di wilayahnya, total ada lima orang yang terjangkit Covid-19.

Persebarannya adalah: Tiga di Kabupaten Tangerang, satu di Kota Tangerang dan satu di Tangerang Selatan.

"Gubernur Banten mengabarkan kepada masyarakat bahwa positif terkena virus corona lima orang warga Banten. Dua orang tinggal di kecamatan Kelapa Dua, satu orang tinggal di Kecamatan Curug (Kabupaten Tangerang), satu orang tinggal di Kecamatan Ciledug, dan satu orang lagi di Kecamatan Pondok Aren."

"Dari lima orang itu, yang positif terkena virus, satu orang dari Pondok Aren tadi sore telah meninggal dunia," papar Wahidin.

Namun, pernyataan Gubernur Wahidin tidak sempurna, alias ada yang keliru.

Warga Tangsel yang disebut Wahidin meninggal merupakan kasus 35 Covid-19 di seluruh Indonesia.

Halaman
123
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved